Terungkap! Begini Perangai Pembunuh SPG Cantik di Hutan Blora

Ferin Diah Anjani. (Instagram.com/ferinanjani)
09 Agustus 2018 13:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Tersangka pelaku pembunuhan sadis Ferin Diah Anjani, Kristian Ari Wibowo, 30, warga Perum Dolog, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tak pernah menunjukkan perangai yang janggal saat bekerja di sebuah hotel di Semarang.

Tersangka bahkan dikenal sebagai pegawai yang tekun selama bekerja di hotel yang terletak di kawasan Semarang Tengah itu. "Benar, pelaku memang pernah bekerja di sini. Tapi, dia sudah keluar sejak beberapa waktu lalu. Belum lama kok. Selama bekerja, dia enggak pernah menunjukkan perilaku yang aneh. Ia cukup profesional bekerja sebagai karyawan hotel kami," ujar manajer hotel bekas tempat pelaku bekerja di Jl. Gajah Mada, Kota Semarang, kepada Semarangpos.com, Kamis (9/8/2018),

Tokopedia

Pria yang enggan disebutkan namanya itu pun mengaku kaget jika Kristian Ari Wibowo ternyata terlibat kasus pembunuhan perempuan yang diketahui berprofesi sebagai SPG di Semarang. Bahkan, Kristian dikabarkan tega menghabisi nyawa korban secara sadis dengan cara membakar hidup-hidup.

Mayat korban yang diketahui merupakan sales promotion girls (SPG) dan caddy golf, warga Perum Sendangmulyo, Tembalang, Kota Semarang itu lantas diletakkan di hutan jati kawasan Kunduran, Blora, Jateng, Rabu (1/8/2018).

Seusai membunuh korban pelaku kembali ke Semarang. Ia ditangkap aparat Polres Blora di rumah kontrakan di kawasan Pedurungan, Kota Semarang, Senin (6/8/2018) malam.

Dari hasil penyelidikan aparat Polres Blora, pelaku bahkan diketahui pernah melakukan tindak kejahatan serupa pada 2011 lalu. Saat itu, ia juga menghabisi nyawa korbannya di sebuah hotel di Kota Semarang.

Namun, kasus pembunuhan saat itu tak terungkap hingga membuat pelaku mengulang perbuatan sadis itu.

"Jujur, kami enggak pernah menyangka kalau dia bisa berbuat sesadis itu. Selama kerja di sini jug enggak pernah ada masalah. Kalau perangai dia, kami memang enggak terlalu tahu. Yang lebih tahu mungkin tetangga atau keluarganya," ujar mantan rekan kerja tersangka itu.

Mantan rekan kerja tersangka itu juga menolak jika perbuatan pelaku disangkutpautkan dengan hotel bekas tempat dia bekerja.

"Enggak ada hubungan antara perbuatan pelaku dengan hotel tempat dia pernah bekerja. Kami menolak jika ada pemberitaan yang mengaitkan antara perbuatannya dengan hotel kami," beber mantan rekan kerja tersangka.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya