Kebugaran Petugas Sarana Perkeretaapian Dites

Petugas medis PT KAI Daops V Purwokerto melakukan pengukuran lingkar perut salah seorang awak sarana perkeretaapian. (Antara/KAI Purwokerto)
10 Agustus 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO Ratusan petugas sarana perkeretaapian dan penjaga perlintasan di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah, menjalani pemeriksaan kebugaran.

"Kegiatan yang dilaksanakan sejak hari Senin (6/8) hingga Jumat (10/8) ini merupakan wujud komitmen PT KAI (Persero) untuk menjamin dan meningkatkan keselamatan perjalanan KA," kata Manajer Humas PT KAI Daops V Purwokerto Supriyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (9/8/2018).

Tokopedia

Ia mengatakan, jumlah personel yang menjalani pemeriksaan kebugaran mencapai 650 orang terdiri atas masinis, kondektur, teknisi KA, polisi khusus kereta api (polsuska), serta penjaga pintu perlintasan.

Menurut dia, pemeriksaan kebugaran itu dilakukan di tiga lokasi, yakni Klinik Mediska Purwokerto serta Pos Kesehatan KA di Kutoarjo dan Kroya.

"Pemeriksaan meliputi mata, lingkar perut, tinggi, dan berat badan serta tes buta warna. Ini karena para pekerja tersebut sangat vital dan harus bisa membedakan warna-warna semboyan di kereta saat lewat, sehingga perlu cek buta warna," jelasnya.

Lebih lanjut, Supriyanto mengatakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan itu ditujukan untuk mengetahui kondisi "body mass index" (BMI) dan lingkar perut yang berguna untuk membantu menjaga kebugaran serta kesehatan awak sarana perkeretaapian maupun penjaga perlintasan.

Menurut dia, kegemukan dan lingkar perut yang abnormal sangat berpotensi menimbulkan banyak penyakit sehingga berpengaruh pada kinerja seperti penurunan konsentrasi, gangguan pola gerak, serta potensi sakit di tempat kerja.

"Bagi pekerja yang kondisi kegemukannya melebihi toleransi akan dilakukan pembinaan serta pengawasan dari dokter perusahaan," katanya.

Dengan adanya pemeriksaan kebugaran terhadap awak sarana perkeretaapian dan penjaga perlintasan, kata dia, PT KAI Daop 5 Purwokerto ingin memastikan bahwa mereka sehat dan cakap untuk melaksanakan tugas sesuai dengan pekerjaan yang diberikan perusahaan.?

Selain itu, lanjut dia, PT KAI tidak ingin produktivitas awak sarana perkeretaapian dan penjaga perlintasan menurun karena mengalami gangguan kesehatan serta tetap terjaminnya keselamatan serta keamanan pelayanan penumpang maupun perjalanan KA.?

"PT KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta penumpang atau barang yang diangkutnya," kata Supriyanto menegaskan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara