Bupati Geram PDAM Batang Lambat Perbaiki Pipa

Bupati Batang Wihaji meminta keterangan Direktur PDAM Yulianto terkait rusaknya jaringan pipa air yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. (Antara/Kutnadi)
10 Agustus 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Bupati Batang Wihaji geram dengan lambatnya perbaikan pipa air PDAM yang menimbulkan keluhan dari para pelanggan. Ia pun memastikan Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah akan mengevaluasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum setempat terkait keterlambatan tersebut,

Kerusakan jaringan pipa air yang mengakibatkan pelanggan PDAM kesulitan mendapatkan air bersih itu sudah berlangsung sekitar sepekan terakhir ini. "Kami ingin tahu kerusakan apa yang dihadapi PDAM sehingga masyarakat dirugikan atau kesulitan mendapatkan air bersih. Jujur saja saya geram terkait masalah itu karena masalah kebutuhan masyarakat terhadap air bersih sangat dibutuhkan," kata Bupati Wihaji di Batang, Senin (6/8/2018).

Tokopedia

Ia mengatakan pemkab sudah memerintahkan pada Direktur PDAM agar kerusakan jaringan pipa air secepatnya diperbaiki agar masyarakat terpenuhi terhadap kebutuhan air bersih itu. "Saya sudah berulang kali mendapatkan layanan pesan singkat [SMS] atau Whatsapp dari masyarakat yang pada intinya mereka memprotes terhadap kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.

Direktur PDAM Kabupaten Batang Yulianto mengatakan PDAM sudah melakukan perbaikan terhadap jaringan pipa air yang mengganggu pelayanan air bersih pada pelanggan di Kecamatan Batang. "Kerusakan jaringan pipa air sudah kami perbaiki meski belum maksimal. Akan tetapi terkait masalah kesulitan air bersih yang dihadapi para pelanggan sudah kami antisipasi dengan penyaluran air bersih dengan menggunakan truk," katanya.

Menurut dia, saat ini PDAM harus memenuhi kebutuhan air bersih pada 21.000 pelanggan di Kecamatan Batang sehingga dengan adanya kerusakan jaringan pipa air mengakibatkan mereka kesulitan mendapatkan air bersih. "Kami sudah melakukan upaya perbaikan dengan cepat tetapi karena posisi jaringan pipa air berada pada posisi `crossing` jalan raya maka terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan pipa bocor," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara