Terdepak dari Pelatnas, 5 Atlet Jateng Absen di Asian Games

Pembawa obor (torch bearer), Dian Sastro Wardoyo (tengah), berlari sambil membawa api obor saat Kirab Obor Asian Games 2018 di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Kamis (19/7 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
11 Agustus 2018 09:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Sebanyak lima atlet asal Jawa Tengah (Jateng) dipastikan absen membela Merah Putih dalam ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Kelima atlet itu, yakni Respati Ragil asal Banjarnegara dari cabang olahraga (cabor) bola basket, Praveen Jordan (bulu tangkis/Kudus), Elisa Manueke dari Kabupaten Karanganyar dan Tini Mariana Pertiwi dari cabor paralayang, dan Lavinia Tanata (tenis/Kota Semarang).

Tokopedia

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng, Brigjend Purn. Subroto, menyebutkan kelima atlet itu tak bisa tampil di Asian Games setelah gagal lolos dalam seleksi yang digelar pelatnas.

“Itu [jumlah yang tereliminasi] berdasar hasil seleksi [pelatnas]. Jadi enggak bisa tampil membela Indonesia di Asian Games,” ujar Subroto kepada Semarangpos.com, Kamis (9/8/2018).

Subroto menambahkan tanpa lima atlet itu, Jateng tetap akan mengirimkan atlet ke Asian Games. Ada 58 atlet asal Jateng yang akan membela kontingen Merah Putih. Mereka akan tampil di 20 cabor dari 42 cabor yang dipertandingkan di Asian Games 2018 nanti.

“Harapan kami, para atlet Jateng itu bisa memberi kontribusi besar bagi Indonesia. Kemungkinan bisa menyumbang di cabor bulu tangkis, angkat besi, atau panjat tebing. Itu cabor-cabor yang potensial menyumbang medali,” imbuh Subroto.

Prediksi Subroto memang bukan tanpa alasan. Di cabor bulu tangkis, Jateng mengirimkan beberapa wakil yang menjadi langganan Indonesia di event tingkat dunia, seperti pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad-Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya, Debby Susanto, dan Ichsan Maulana Mustafa.

Sementara di panjat tebing, Jateng mendelegasikan juara dunia asal Grobogan Aries Susanti, Alfian M. Fajri (Solo), Santy Wellyanty (Banyumas), Agustina Sari (Blora), Ndona Nasugiyanti (Kudus), dan Kiromal K. (Batang).

Selain mengirimkan 58 atlet, pada Asian Games 2018 nanti Jateng juga akan menerjunkan 9 pelatih. Kota Semarang menjadi daerah paling banyak mengirimkan atlet asal Jateng di Asian Games dengan 10 orang, disusul Kudus dengan 9 orang, dan Solo dengan 8 atlet.