Kala Para Tentara dan Polisi Ajak Honda Ciptakan Rekor Baru

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, dan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, mengibarkan bendera saat pemecahan rekor Muri di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Sabtu (11/8 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
12 Agustus 2018 09:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Dendang lagu perjuangan bergema di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Sabtu (11/8/2018). Padahal, Hari Kemerdekaan Indonesia yang dirayakan tiap 17 Agustus baru berlangsung pekan depan.

Lagu-lagu perjuangan itu rupanya didendangkan untuk mengiringi upaya para prajurit TNI Kodam IV Diponegoro dan aparat Polda Jateng dalam membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 2.300 meter.

Cuaca terik dan debu yang berterbangan seakan tak menyurutkan upaya para prajurit TNI dan Polri untuk membentangkan Sang Merah Putih mengelilingi Sirkuit Mijen yang dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektare.

Tiga wanita polisi Polda Jateng tampak mengusung bendera saat pemecahan rekor Muri di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Sabtu (11/8/2018). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Kerja sama antara prajurit TNI dan Polri itu dilakukan guna mencatatkan sejarah dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Upaya membentangkan bendera itu tercatat dalam rekor Muri sebagai pembentangan bendera Merah Putih terpanjang dan kali pertama yang dilakukan di atas sirkuit balap motor.

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, mengaku bangga dengan kerja keras prajurit TNI dan Polri dalam mencatatkan rekor Muri. Saking, bangganya Condro bahkan berulangkali meneriakan kata-kata,’TNI-Polri Solid’.

“Saya dan Pangdam [IV Diponegoro] mengucapkan terima kasih kepada Astra Motor yang telah men-support kami dalam kegiatan ini. Kita beri contoh yang baik bagi masyarakat. Semoga apa yang kita lakukan ini bisa menginspirasi daerah lain,” ujar Condro saat memberikan sambutan.

Senada juga diungkapkan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto. Jenderal bintang dua itu bahkan menilai apa yang dilakukan prajurit TNI dan Polri tak hanya sekadar mencari sensasi, tapi juga wujud nasionalisme.

“Kita persembahkan hari ini untuk Indonesia. Kita telah memecahkan rekor Muri. Ini sebagai wujud kecintaan kita pada Indonesia. Mudah-mudahan dengan acara ini Indonesia semakin jaya,” tutur Pangdam.

Selain memecahkan rekor pembentangan bendera terpanjang, dalam acara yang diprakarsai Astra Motor sebagai dealer utama sepeda motor Honda itu juga dilakukan pemecahan rekor kompetisi safety riding dengan jumlah peserta terbanyak. Tercatat ada sekitar 2.241 prajurit TNI dan Polri yang turut serta dalam ajang safety riding itu.

CEO Astra Motor, Sigit Kumala, mengatakan event tersebut merupakan bukti kepedulian Astra Motor terhadap faktor keselamatan berkendara bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

“Kami turut bangga bahwa gelaran ini diikuti pemecahan rekor Muri, yakni kompetisi safety riding dengan peserta terbanyak, 2.241 peserta. #Cari_Aman merupakan kampanye yang digalakkan Honda untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat mengedepankan keselamatan saat berkendara, termasuk TNI dan Polri,” terang Sigit.