Mulai Beroperasi, Ini Rute BRT Trans Jateng Purwokerto-Purbalingga

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat mencoba BRT Trans Jateng rute Purwokerto-Purbalingga, Senin (13/8 - 2018). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)
14 Agustus 2018 05:30 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG -- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jawa Tengah (Jateng) rute Purwokerto-Purbalingga mulai beroperasi Senin (13/8/2018). Peluncuran moda transportasi ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dengan mencoba BRT Trans Jateng di Terminal Bulu Pitu, Purwokerto.

BRT ini merupakan yang kedua di Jateng setelah Trans Jateng Kedungsepur rute Stasiun Tawang-Terminal Bawen diresmikan pada 7 Juli 2018 lalu.

Rute BRT Purwokerto-Purbalingga dimulai dari Terminal Bulu Pitu Purwokerto, melintasi Jalan (Jl.) Sultan Agung, Jl. Menteri Supeno, Jl. Jenderal Sudirman Sokaraja, Jl. Letjend Suprapto, Jl. Klahang Sokaraja. Kemudian melintasi Jl. Jompo Kulon, Jl. Mayjend Sungkono, Jl. Ahmad Yani, Jl. Komisaris Noto Sumarsono, Jl. Letkol Isdiman, Jl. Letjen S Parman, Jl. Raya Bojong, Jl. Raya Purbalingga-Banjarnegara, dan berakhir di Terminal Bukateja Purbalingga.

Total jarak tempuh BRT Trans Jateng rute Purwokerto-Purbalingga itu mencapai 26,4 km.

Sementara itu, rute dari Bukateja-Purworkerto dimulai dari Terminal Bukateja melintasi Jl. Raya Purbalingga-Banjarnegara, Jalan Raya Bojong, Jl. Letjen S Parman, Jl. Letkol Isdiman, Jl. Komisaris Noto Sumarsono, Jl. Ahmad Yani, Jl Mayjend Sungkono. Lalu Jl. Jompo Kulon, Jl. Klahang Sokaraja, Jl. Letjend Suprapto, Jl. Jenderal Sudirman Sokaraja, Jl. Suparjo Rustam, Jl. Gerilya, Taman Andhang Pangrenan, Jl.S. Parman, Jl. Jend Sudriman, Jl. RA Wiriaatmaja, Jl. Gatot Subroto, Jl. Merdeka, Jl. S.  Parman, Jl. Suwatio dan berakhir di Terminal Bulu Pitu Purwokerto, dengan total jarak mencapai 39 km.

"Kecepatan antara 30-40 km/jam dengan jarak tempuh rata-rata 33,8 kilometer, dapat ditempuh dalam waktu 90 menit," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Satriyo Hidayat, dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Senin.

Koridor Purwokerto - Purbalingga ini memiliki 47 halte. Rinciannya 14 unit ke arah Purbalingga dan 23 ke arah Purwokerto. "Untuk Agustus ini bus yang akan di-launching oleh gubernur sebanyak 8 unit, nanti September ada 14 armada yang akan beroperasi," imbuh Satriyo.

Masyarakat umum yang ingin mencoba Bus Trans Jateng ini diberikan kesempatan secara gratis mulai Senin hingga Rabu (13-15/8/2018). Namun setelah itu tarif BRT mulai berlaku, yakni Rp4.000 untuk masyarakat umum dan Rp2.000 untuk pelajar.

Masyarakat bisa menggunakan layanan BRT mulai pukul 05.30 WIB hingga 19.00 WIB. Waktu berhenti di setiap halte sekitar 30 detik. Adapun jarak antarbus 10-15 menit pada waktu normal dan 15-20 menit pada jam-jam sepi.

Ganjar menyatakan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Maka selain jalan dan jembatan, ia juga menggenjot transportasi massal.

"Double track di selatan sudah beres, kereta purwokerto semarang berhasil, tahun depan Bandara Purbalingga jadi. Selanjutnya Ngloram di Blora, ditambah Ahmad Yani yang sudah jadi. Insya Allah ada tiga bandara baru, melengkapi Solo dan Cilacap. Masak lima bandara, Jateng tidak maju ya kebangeten,” tutur Ganjar.

Tokopedia