Angka Kecelakaan Lalu Lintas Ditekan, Jateng Tak Lagi Kedua Terburuk?

Sejumlah warga melihat truk yang mengalami kecelakaan di jalur tengah Tegal-Purwokerto, Desa Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (20/5 - 2018). (Antara/Zaenal)
14 Agustus 2018 16:50 WIB Lucky Leonard Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Provinsi Jawa Tengah yang tahun lalu menempati peringkat kedua dalam urusan jumlah korban kecelakaan lalu lintas diklaim pemprov setempat telah meninggalkan prestasi memalukan tersebut. Angka kecelakaan di Jateng dinyatakan terus menurun.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengklaim dalam dua tahun terakhir pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Daerah Jateng. Hasilnya, tingkat kecelakaan bisa terus ditekan.

"Kita kerahkan semua teman-teman bersama Kemenhub dan Polda. Ternyata dalam dua tahun ini kami bisa tekan kecelakaan," ujar Gubernur Ganjar Pranowo dalam dalam Dialog Pekan Nasional keselamatan Jalan 2018 di Kota Semarang, Jateng, Minggu (12/8/2018).

Menurutnya, jumlah kecelakaan biasanya meningkat pada momentum mudik Lebaran. Pihaknya pun terus berupaya agar tingkat kecelakaan pada momentum tersebut bisa berkuran setiap tahunnya.

Dia juga menyatakan kendaraan besar, khususnya untuk logistik perlu meningkatkan upaya-upaya keselamatannya. "Yang berbahaya juga kendaraan over dimension over load (ODOL). Ini kita sosialisasikan terus," ujarnya.

Adapun jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Jateng pada tahun lalu mencapai 5.815 orang dengan korban meninggal dunia sebanyak 972 orang. Jumlah tersebut setingkat di bawah Jawa Timur dengan korban yang mencapai 8.835 orang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis