Polres Batang Tuntaskan 83 Kejahatan, 55 Mengantre

Wakapolres Batang Kompol Heru Eko Wibowo didampingi Kasatserse AKP Eko Marudien melakukan gelar perkara kasus kriminal selama Januari 2018 hingga Juli 2018. (Antara/Kutnadi)
16 Agustus 2018 05:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Polres Batang berhasil mengungkap 138 tindak kejahatan setelah meningkatkan operasi selama Januari 2018 hingga akhir Juli 2018. Wakil Kepala Polres Kompol Heru Eko Wibowo mengatakan bahwa 83 dari 138 tindak kejahatan itu sudah dapat dituntaskan. Sisanya, 55 perkara masih mengantre.

Ke-83 perkara itu diklaimnya sudah diputuskan pada persidangan di Pengadilan Negeri Batang. "Baru 83 kasus yang sudah dapat diselesaikan. Adapun sisa kasus selama enam bulan tersebut masih pada tahap penyelidikan dan penydikan. Adapun jumlah pelaku tindak kejahatan 89 orang," katanya di Batang, Jateng, Rabu (15/8/2018).

Wakapolres Heru Eko Wibowo yang didamping Kepala Satua Reserse dan Kriminal AKP Eko Marudin mengatakan beberapa kasus yang diungkap tersebut, antara lain kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Gringsing, Wonotunggal, dan Subah. Selain itu, kata dia, pengungkapan kasus tindak pidana biasa 16 perkara, pencurian dengan pemberatan 19 perkara, pencurian dengan kekerasan tujuh perkara, pengroyokan tiga perkara, judi tiga perkara, pencabulan sembilan perkara, pembunuhan satu perkara, penipuan sembilan perkara, penggunaan senjata tajam tiga perkara, dan penjambretan dua perkara.

"Pada kasus itu, kami juga sudah mengamankan barang bukti kejahatan berupa 13 unit sepeda motor, KBM dua unit, telepon seluler 15 unit, dan pakaian lima buah," katanya.

Menurut dia, saat ini, tindak kejahatan yang masih menjadi perhatian polres adalah kasus pembunuhan di Desa Gapura, Kecamatan Warungasem yang terjadi pada 14 Desember 2016 tetapi hingga kini belum dapat diungkap oleh polisi. "Belum terungkapnya kasus pembunuhan tersebut karena tim dari Polsek Warungasem dan Polres Batang saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), mayat sudah dipindahkan di kursi ruang tamu, kondisi lantai dan bekas bercak darah sudah dibersihkan oleh keluarga dan banyak juga masyarakat yang masuk ke lokasi TKP sehingga kami kesulitan mendapatkan hasil maksimal," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara