Jateng Siap Penerimaan CPNS Rekrut 24.000 ASN Baru

Ilustrasi penerimaan CPNS. (Solopos.com)
16 Agustus 2018 19:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedang mengusulkan penambahan jumlah aparatur sipil negara (ASN) baru kepada Kementerian Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Kebutuhan akan penambahan jumlah ASN di jajaran Pemprov Jateng ini pun akan dipenuhi melalui penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kendati demikian, kapankan penerimaan CPNS di Jateng ini akan digelar hingga kini belum diputuskan. Pemprov Jateng masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian PAN-RB untuk menggelar proses seleksi.

“Sedang kita usulkan. Usulannya sekitar 24.000 orang. Tapi kan keputusannya ada di kementerian [Kementerian PAN-RB],” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sri Puryono, kepada wartawan di Simpang Lima, Semarang, Rabu (15/8/2018).

Sri menambahkan kuota penerimaan CPNS mencapai 24.000 orang itu disesuaikan dengan kebutuhan di seluruh kabupaten dan kota di Jateng. Untuk Pemprov Jateng, Sri mengaku nantinya hanya akan mendapat jatah sekitar 4.000 orang.

 “Sisanya, yang 20.000 orang akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di Jateng. Jumlah ini sesuai dengan usulan yang dibutuhkan. Bukan kebutuhan secara menyeluruh. Usulan ini disesuaikan dengan kebutuhan personel di masing-masing daerah,” imbuh Sri.

Sri menambahkan dari jumlah sebanyak itu formasi yang paling banyak dibutuhkan adalah tenaga pendidikan dan kesehatan. Hal itu dikarenakan formasi tenaga kesehatan dan pendidikan tingkat kebutuhan di tiap daerah sangat tinggi.

“Karena itu yang memang kita butuhkan [tenaga kesehatan dan pendidikan]. Pendidikan ya seperti guru, sedang kesehatan seperti dokter dan paramedis,” imbuh mantan Kepala Dinas Kehutanan Jateng itu.

Dalam proses penerimaan CPNS nanti, Sri menegaskan tidak akan menerapkan prioritas apa pun. Dengan kata lain, tenaga honorer yang saat ini bekerja di instansi pemerintahan harus menjalani sistem penerimaan seperti pendaftar lain.

“Pokoknya semuanya nanti harus ikut tes. Enggak ada yang prioritas atau bukan prioritas,” tutur Sri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia