Banjir Pesanan, Mitsubishi Xpander Genjot Produksi

President Director PT MMKSI, Kyoya Kondo, saat memberi sambutan dalam acara Xpander Tons of Real Happiness di Lotte Mart, Semarang, Jumat (17/8 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
18 Agustus 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Semenjak diluncurkan tahun 2017, peminat Mitsubishi Expander di Tanah Air sangat tinggi. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bahkan menyebutkan hingga saat ini sudah ada sekitar 60.000 unit Mitsubishi Xpander yang terdistribusi ke seluruh daerah di Indonesia selama satu tahun terakhir.

President Director PT MMKSI, Kyoya Kondo, menilai antusiasme yang ditunjukkan konsumen terhadap Mitsubishi Expander bukan hanya sebuah prestasi. Antusiasme itu juga menjadi tantangan bagi perusahaannya untuk terus meningkatkan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan pasar, salah satunya dengan meningkatkan produksi.

“Secara bertahap kami terus meningkatkan jumlah produksi Expander. Dari yang awalnya 5.000 unit per bulan naik menjadi 8.000 per bulan. Sekarang, sejak Juli, kami tingkatkan lagi produksinya menjadi 10.000 unit per bulan,” ujar Kyoya Kondo di sela acara Xpander Tons of Real Happiness di Lotte Mart, Kota Semarang, Jumat (17/8/2018).

Kemeriahan dalam acara Xpander Tons of Real Happiness di Lotte Mart, Semarang, Jumat (17/8/2018). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Kondo menambahkan saat ini market share Mitsubishi Xpander dalam penjualan mobil jenis small multi purpose vehicle (MPV) secara nasional telah mencapai angka 28%. Jumlah ini akan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun nanti, mengingat banyaknya pemesanan atau inden.

“Untuk inden, hampir sama di seluruh daerah. Jangka waktu sekitar 2 bulan,” imbuh Kondo.

Terpisah, Head of Sales and Marketing Region 2 MMKSI Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Aminuddin, mengatakan Jateng dan DIY merupakan salah satu pasar Xpander yang potensial.

Hingga mendekati kuartal ketiga, pangsa pasar Xpander di Jateng dan DIY telah mencapai angka 23%, dengan total penjualan mencapai 500 unit per bulan. Dari total penjualan itu, kontribusi terbesar berasal dari wilayah Kota Semarang, disusul Yogyakarta dan Soloraya.

“Kontribusi Jateng untuk penjualan Xpander secara nasional saat ini memang baru berada di angka 9%. Tapi, secara market share sudah berada di angka 23%. Target kami hingga akhir tahun nanti, market share bisa menyamai angka nasional, yakni 28%,” ujar Aminuddin.

Untuk memenuhi target itu, Aminuddin mengaku telah melakukan berbagai strategi pemasaran. Salah satunya yakni dengan menambah jaringan penjualan dan pelayanan purna jual di berbagai daerah.

Coverage area terus kami tambah dalam beberapa bulan terakhir. Terbaru, kami telah membuka jaringan di Purwokerto dan Tegal. Ke depan jaringan ini akan terus kami tambah di beberapa kota yang potensial,” beber Aminuddin.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya