Dekranasda Jateng Serius Kenalkan Batik Daun

Ketua Dekranasda Jawa Tengah Siti Atikoh Supriyanti. (Antara/Wisnu Adhi)
21 Agustus 2018 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Jawa Tengah mendorong batik bermotif daun lebih diminati masyarakat dari berbagai kalangan sebagai salah satu upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Batik ini dicap menggunakan daun, tapi dikolaborasikan dengan batik tulis. Batik daun ini tidak terlalu complicated, saya berharap dengan ide kreatif ini anak-anak muda mau membatik dan batik daun diminati masyarakat," kata Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Siti Atikoh Supriyanti di sela-sela Gelar Desain Produk Industri Kreatif Jawa Tengah pada Pesta Rakyat 2018 yang berlangsung di Sirkuit Pantai Widuri, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (20/8/2018).

Ia menyebutkan motif batik daun yang menyesuaikan dengan tulang daun membuat batik tersebut tampak lebih menarik dan berbeda dengan motif-motif batik lainnya. Istri gubernur Jateng itu mengakui jika kreasi batik saat ini sudah semakin beragam, terutama dalam motif dan penggunaan pewarna alami yang aman bagi lingkungan sehingga semakin menarik bagi pembeli.

"Secara umum, industri kerajinan semakin berkembang, baik dari penggunaan bahan hingga kreasi produknya. Bahkan tidak jarang mereka menggunakan bahan limbah untuk berkreasi," ujarnya.

Siti Atikoh menegaskan Dekranasda, baik provinsi maupun kabupaten/kota terus berupaya memromosikan dan memfasilitasi para pengrajin. Termasuk, meningkatkan keterampilan sumber daya manusia dengan melibatkan akademisi, maupun pelaku usaha yang sukses dengan menjadi bapak asuh atau memberikan "branding" yang bagus.

"Para pembina Dekranasda juga dituntut untuk lebih berinovasi dan kreatif dalam melakukan pola pembinaan sehingga pengrajin semakin sejahtera dan berdaya saing," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara