Pembangunan Kudus Trade Center Mandek Tanpa Kejelasan

Kondisi bangunan Kudus Trade Center di kompleks Terminal Induk Jati Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang belum bisa dimanfaatkan karena belum selesai seluruhnya. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
22 Agustus 2018 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Pembangunan Kudus Trade Center atau Pusat Perdagangan Kudus di kompleks Terminal Induk Jati Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mandek meskipun pembangunan tahap pertama telah selesai akhir 2017 silam.  Kelanjutan pembangunannya menunggu ketersediaan dana dari pemerintah setempat.

"Sepanjang belum ada tambahan anggaran untuk menuntaskan pembangunan pusat perdagangan tersebut, tentunya dalam waktu dekat belum bisa dimanfaatkan," kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti di Kudus, Jateng, Senin (20/8/2018).

Bahkan, lanjut dia, upayanya menuntaskan pembangunan Kudus Trade Center pada tahun ini belum juga membuahkan hasil karena anggaran dana yang diterima hanya Rp980 juta dari usulan sebelumnya hingga miliaran rupiah. Karena anggarannya terbatas, kata dia, hanya bisa digunakan untuk pengaspalan jalan di kompleks bangunan.

Sementara itu, penuntasan bangunan, seperti pembuatan atap lantai dua, tembok, hingga tangga berjalan atau escalator diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Ia memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk penuntasan sejumlah kekurangan tersebut berkisar Rp6 miliar.

Rencananya, lanjut dia, kebutuhan anggaran sebesar itu akan diusulkan melalui APBD 2019 karena melalui APBD Perubahan 2018 dimungkinkan waktunya terlalu mendesak. "Mudah-mudahan usulan melalui APBD 2019 bisa disetujui sehingga bangunan pusat perdagangan khusus usaha mikro kecil dan menengah [UMKM] tersebut bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Pembangunan pusat perdagangan di lahan seluas 4.618 m2 yang berada di kompleks Terminal Induk Jati Kudus tersebut dimulai 2017 dengan anggaran sebesar Rp12,46 miliar. Sementara luas bangunan Kudus Trade Center dirancang sekitar 2.180 m2 yang pengerjaannya selesai bulan Desember 2017. Hanya saja, bangunan berlantai tersebut belum selesai seluruhnya karena masih ada lanjutan pembangunan, terutama untuk jendela, atap lantai dua, penuntasan dinding bangunan serta tangga berjalan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara