Haru Selimuti Pelepasan Heru

Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Sudarli Heru Sudjatmoko berpelukan dengan istri Gubernur Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo. (Antara/Humas Pemprov Jateng)
24 Agustus 2018 08:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pelepasan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko beserta istri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Kamis (23/8/2018), berlangsung dalam suasana haru.

Suasana haru terasa saat memasuki sesi penyerahan kenang-kenangan. Istri Gubernur Ganjar Pranowo Siti Atikoh Supriyanti memeluk Sudarli, istri Heru Sudjatmoko, dalam waktu relatif cukup lama di depan hadirin. Atikoh selanjutnya terlihat beberapa kali menyeka air matanya sehingga para tamu undangan tampak ikut larut dalam suasana haru.

Saat menyampaikan pidato pelepasan, Heru bercerita beberapa pengalamannya sepanjang mendampingi Ganjar Pranowo dalam memimpin pemerintahan di Provinsi Jateng, mulai dari turunnya penugasan partai yang tidak pernah disangka hingga tentang Ganjar yang menurutnya sosok pemimpin masa depan bangsa. "Pak Ganjar saya doakan tidak hanya jadi gubernur, panjenengan masih muda, saya doakan kelak jadi presiden," kata Heru.

Mantan Bupati Purbalingga itu sempat membuat para hadirin tertawa dengan candaannya. "Mohon maaf sebelumnya, istri saya tidak bersedia naik panggung karena kakinya sakit, bukan karena penyakit, melainkan karena sudah terlalu lama dipakai seperti saya," ucap Heru.

Acara Pelepasan Wakil Gubernur Jateng tersebut dihadiri juga Penjabat Gubernur Jateng Syarifuddin, Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Ketua DPRD Provinsi Jateng Rukma Setiabudi, Wakajati Jateng Amanda Syah Arwan, dan Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono.

Sementara itu, Ganjar mengaku dirinya adalah gubernur paling beruntung karena mendapat Heru Sudjatmoko sebagai wakil gubernurnya karena merupakan sosok orang yang sangat paham birokrasi. Oleh karena itu, dalam memutuskan kebijakan, Ganjar sering kali meminta masukan Heru, bahkan dalam menentukan susunan pejabat tidak jarang hak pilih itu diberikan pada wakil gubernurnya.

Pada periode kedua pemerintahannya, Ganjar juga masih akan terus meminta saran, pemikiran, dan kebijaksanaan kepada Heru Sudjatmoko, terlebih Heru sendiri sudah menyatakan siap dipanggil jika sewaktu-waktu dibutuhkan. "Tadi ketika bersalaman beliau berbisik, 'kalau suatu ketika tenaga pikiran saya dibutuhkan untuk Jawa Tengah saya siap’. Ibarat tentara, Pak Heru ini soldier never die," kata Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya





Sumber : Antara