Lo, Ganjar Pranowo Masih Buka Jateng Fair?

Gubernur terpilih periode 2018-2023 Ganjar Pranowo diajak berfoto sejumlah pengunjung Jateng Fair 2018 di PRPP Jateng Semarang, Kamis. (24 - 8) (Foto: Zuhdiar Laeis)
24 Agustus 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Meskipun Ganjar Pranowo tak lagi menjadi gubernur Jateng setelah dilantiknya penjabat gubernur Jateng, Pemprov Jateng tak mampu move on mengabaikan peran Ganjar di pemerintahan. Hingga Kamis (23/8/2018) malam, protokoler Pemprov Jateng tetap menjadwalkan Ganjar Pranowo membuka pergelaran Jateng Fair 2018 di PRPP Jateng.

Gubernur terpilih Jateng versi Pilgub Jateng 2018 itu hadir ke PRPP Jateng di Kota Semarang dengan mengenakan wig rambut gimbal. Tak sendirian, politikus PDI Perjuangan yang mestinya resmi mengakhiri jabatannya sebagai gubernur Jateng periode 2013-2018, Kamis siang itu, didampingi istri, Siti Atiqoh.

Uniknya, beberapa pejabat juga hadir berambut gimbal, seperti Sekretaris Daerah Jateng Sri Puryono, Kepala Disporapar Jateng Urip Sihabudin, hingga Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno. Rupanya, Ganjar beramai-ramai mengenakan wig rambut gimbal itu menyesuaikan dengan tema yang diangkat pada pergelaran Jateng Fair tahun ini, yakni "The Magical of Dieng".

"Saya ingat pernah beli banyak kaus Dieng. Sebelum berangkat, saya cari ketemunya ini. Jadi, pas sama tema Jateng Fair tahun ini," kata Ganjar, sembari memamerkan kausnya bertuliskan "Dieng Culture Festival" kepada para hadirin sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Jumat (24/8/2018).

Bahkan, kata dia, wig rambut gimbal sengaja dipakainya kali itu untuk menghadirkan suasana khas Dieng yang terkenal dengan anak-anak berambut gimbal. "Sengaja saya gimbal gini supaya nuansa Dieng terasa, bisa menyihir semuanya dengan berbagai keindahannya. Mudah-mudahan banyak yang kemudian piknik ke sana," katanya.

Dikatakannya, pernah ada yang bertanya Dieng sebenarnya milik Kabupaten Wonosobo atau Banjanegara, yang kemudian dijawabnya bahwa destinasi wisata unggulan itu milik kedua kabupaten itu. Bersamaan dengan akhir masa jabatannya bersama Heru Sudjatmoko sebagai gubernur dan wakil gubernur Jateng periode 2013-2018, Ganjar meminta maaf masyarakat Jateng kalau ada kekurangan selama memimpin.

Program-program yang belum sempat dilakukannya pada periode ini, kata dia, bakal dilanjutkan pada kepemimpinannya sebagai gubernur periode depan berpasangan dengan Taj Yasin. Ganjar bakal dilantik sebagai Gubernur Jateng periode 2018-2023 berpasangan dengan wakil gubernur Jateng terpilih Taj Yasin pada 17 September 2018.

Membuka pergelaran Jateng Fair 2018, Ganjar mengajak semua yang berambut gimbal untuk maju ke panggung, yakni jajaran pejabat di lingkup Pemprov Jateng. Pesta kembang api memeriahkan pembukaan Jateng Fair 2018, dilanjutkan dengan penampilan band reggae Tipe-X yang sempat ditonton Ganjar sampai beberapa lagu sebelum meninggalkan PRPP Jateng.

Sementara itu, Direktur PT PRPP Semarang Titah Listyorini menjelaskan Jateng Fair merupakan even tahunan perpaduan antara pameran, hiburan, dan rekreasi. Untuk tahun ini, kata dia, tema yang diangkat adalah "The Magical of Dieng" dengan dua kabupaten yang menjadi ikonnya, yakni Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

Ia mengakui penampilan para pejabat, termasuk Ganjar Pranowo dengan rambut gimbal merupakan ide dari sang gubernur terpilih untuk menyesuaikan tema yang diangkat. "Saya berterima kasih kepada beberapa pejabat yang juga bersedia menjadi pemeran rambut gimbal. Ini ide Pak Ganjar, ternyata unik. Ya, ini mengajarkan saya untuk berpikir out of the box," katanya.

Jateng Fair 2018, kata dia, mengusung pula ikon internasional, yakni Doraemon dan kawan-kawannya yang didatangkan langsung dari Jepang untuk mendongkrak kunjungan di even tersebut. "Dalam pergelaran Jateng Fair 2018, kami adakan pula meet and greet dengan brand internasional Dorameon, beserta Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant," katanya.

Titah menyebutkan setidaknya ada 320 peserta pameran Jateng Fair 2018, dilengkapi dengan enam panggung hiburan untuk menghibur penonton. Terbukti, kata dia, kehadiran Doraemon dalam Jateng Fair 2018 ternyata mampu mendongrak kunjungan wisatawan ke Jateng Fair yang dibuka sejak 17 Agustus lalu hingga 9 September 2018.

Di sela-sela pembukaan Jateng Fair, diserahkan pula bantuan senilai Rp200 juta untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi di Lombok.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara