Charoen Pokphand dan Undip Genjot Pendidikan Karakter Guru SD dan SMP

Direktur PT Charoen Pokphand Tjiu Thomas Effendy (kiri) dan Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama. (Bisnis/Alif Nazzala Risqi)
24 Agustus 2018 18:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Produsen pakan ternak Charoen Pokphand menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro di Semarang meningkatkan kualitas guru SD dan SMP. Kedua pihak bersepakat peningkatan kualitas guru pendidikan dasar sangat penting dilakukan Indonesia.

Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Tjiu Thomas Effendy mengatakan pelatihan bagi guru bertujuan untuk membentuk karakter anak bangsa agar semakin berkualitas. Guru SD dan SMP disebutnya se bagai tenaga pendidik yang ditiru oleh anak-anak.

"Para guru akan kami latih untuk mempunyai karakteristik yang kuat. Sehingga diharapkan setelah mengikuti pelatihan para guru bisa menularkan ilmu yang mereka dapat selama pelatihan ke murid mereka masingmasing," kaya Thomas, Jumat (24/8/2018).

Menurutnya, program ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya Charoen Pokphand melatih 1.450 guru sampai akhir Juli 2018. Jumlah guru yang dilatih membludak dari target yang ditetapkan oleh Charoen Pokphand, yakni melatih 1.000 guru SD dan SMP selama satu tahun.

Dikatakan Thomas, Charoen Pokphand foundation terus berkomitmen, untuk meningkatkan kemampuan guru guna mengembangkan bangsa melalui pendidikan anak. Dengan memberikan pendidikan karakter untuk anak maka attitude akan terbentuk dengan baik.

"Charoen Pokphand foundation akan selalu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan negeri, seperti kali ini Charoen Pokphand mengembangkan kualitas guru untuk meningkatkan mutu pendidikan," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama mengatakan, kerjasama ini dirasa sangat positif karena guru merupakan tulang punggung pendidikan bangsa. Sebab, para pengajar merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan bangsa.

"Sinergi positif ada lembaga pendidikan tinggi dengan Charoen Pokphand sangat membantu para guru mengembangkan kualitas. Meskipun baru 1.450 orang guru yang dilatih namun jumlah ini akan terus bertambah dari tahun ke tahun," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis