Proyek Tol Semarang-Demak Dibidik Konsorsium Asing

Infografik jalan tol Semarang Demak. (Bisnis)
26 Agustus 2018 14:50 WIB Irene Agustine Semarang Share :

Bisnis.com, JAKARTA — Lelang ulang proyek jalan tol Semarang-Demak dengan tambahan kewajiban membangun tanggul laut Kota Semarang tidak menyurutkan minat calon investor. Empat konsorsium meminati proyek itu, termasuk asing. Proyek pengadaan jalan tol sepanjang 26,80 km itu ditaksir membutuhkan investasi Rp15,34 triliun.

Kepala Panitia Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Eka Pria Anas mengungkapkan dari periode pendaftaran dan pengambilan dokumen prakualifikasi lelang sejak 31 Juli hingga 21 Agustus, empat konsorsium mendaftar untuk mendapatkan hak konsesi atas tol yang bakal dibangun berdampingan dengan tanggul laut tersebut. “Ada empat konsorsium. Dua konsorsium dari China dan dua lainnya dari lokal,” kata Eka kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (23/8/2018).

Eka enggan memerinci perusahaan apa saja yang tergabung dalam empat konsorsium tersebut karena proses prakualifikasi proyek tengah berlangsung. Dia menargetkan hasil prakualifikasi dapat diketahui pada bulan depan. “Pengambilan dokumen baru ditutup 21 Agustus, perkiraan sekitar 2 minggu-3 minggu lagi [hasil prakualifikasi diketahui],” ujar Eka.

BPJT sebelumnya menargetkan proses lelang tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) dapat selesai pada akhir tahun 2018 ini untuk segera memulai pembangunan fisik. Proses pelelangan proyek ini sebetulnya sempat dilakukan pada tahun lalu hingga tahap prakualifikasi, tetapi diputuskan untuk diulang karena adanya perubahan lingkup kerja proyek dengan adanya integrasi pembangunan dengan tanggul laut Kota Semarang.

Ketika itu, dua konsorsium yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.-PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.-PT Waskita Toll Road telah ditetapkan lulus prakualifikasi pelelangan pengusahaan jalan tol Semarang-Demak.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis