Pemkot Semarang-Brisbane Sepakat Sharing Knowledge

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (kiri) bersama Wali Kota Brisbane, Australia, Graham Quirk seusai penandatanganan kerja sama kedua kota di Brisbane City Hall Office, Brisbane, Australia, Minggu (26/8 - 2018). (Antara/Humas Setda Kota Semarang)
27 Agustus 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menggandeng Pemerintah Kota Brisbane, Australia untuk bekerja sama dalam berbagai bidang, salah satunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"Penandatanganan kerja sama dilakukan ini tadi di Brisbane City Hall Office, Brisbane, Australia," kata Pelaksana Tugas Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Kota Semarang Agus Joko di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/8/2018). Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wali Kota Brisbane Graham Quirk yang dihadiri juga oleh sejumlah pejabat Pemkot Semarang dan Brisbane.

Agus menjelaskan kerja sama antara Semarang dan Ibu Kota Negara Bagian Queensland, Australia itu, akan berjalan selama lima tahun yang mencakup berbagai bidang, utamanya peningkatan kompetensi SDM di Kota Semarang. Brisbane, kata dia, selama ini dikenal sebagai salah satu kota pendidikan terbaik yang diharapkan bisa mendukung peningkatan kompetensi SDM di Semarang melalui kerja sama tersebut.

"Brisbane memiliki perguruan tinggi yang masuk dalam ranking 50 universitas terbaik di dunia, yakni The University of Queensland, dan masih banyak lagi universitas-universitas besar lainnya," katanya. Dia mencontohkan Queensland University of Technology, Griffith University, serta James Cook University yang menjadi bagian dari 300 universitas terbaik di dunia juga ada di Brisbane.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan banyak faktor yang menjadi alasan secara serius menggandeng Brisbane untuk peningkatan kompetensi SDM di ibu kota Jateng. Tidak dapat dimungkiri, kata Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi itu—Brisbane saat ini telah menjadi salah satu kota favorit yang menjadi tujuan para pelajar dari Indonesia, termasuk Kota Semarang.

"Bila dibandingkan dengan kota-kota pendidikan terbaik lainnya di dunia, Brisbane menawarkan biaya hidup sehari-hari yang relatif paling murah sehingga banyak menjadi jujukan pelajar," katanya.

Apalagi, kata politikus PDI Perjuangan itu, banyak fasilitas riset mumpuni, seperti di Queensland Institute of Medical Research, Queensland Bioscience Precinct, dan Australian Institute of Health and Biomedical Innovation. Sejauh ini, Hendi belum menjelaskan secara terperinci mengenai bentuk kegiatan dari kerja sama itu karena yang terpenting tercapai kesepakatan dulu agar Brisbane lebih membuka diri untuk sharing knowledge.

"Nanti, akan ditajamkan kembali, misalnya adanya kemudahan visa, apakah terkait fasilitas khusus pelajar dari Kota Semarang, atau yang lainnya. Akan dibicarakan lebih lanjut secara detail," katanya. Hendi mengharapkan ikatan kerja sama itu mendorong peningkatan kompetensi masyarakat di Kota Semarang untuk dapat lebih optimal dalam menjalankan konsep bergerak bersama untuk pembangunan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara