Subterminal Baru Semarang Dikembangkan di Pasar Banjardowo

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (berkerudung putih) saat meninjau Pasar Banjardowo Semarang yang rencananya menjadi tempat relokasi pedagang dari Terminal Terboyo Semarang, Jateng, Jumat (24/8 - 2018). (Antara/Zuhdiar Laeis)
29 Agustus 2018 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Perhubungan Kota Semarang berencana mengembangkan subterminal tipe C di Pasar Banjardowo Semarang untuk mempermudah akses transportasi masyarakat Kota Semarang, khususnya penumpang mobil angkutan kota.

"Kami akan fungsikan subterminal C di Pasar Banjardowo. Nanti, untuk terminal angkot dan Bus Rapid Transit [BRT] Trans Semarang," kata Kepala Dishub Kota Semarang Muhammad Khadik di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018). Untuk transit angkot, kata dia, keberadaan lahan di Pasar Banjardowo masih cukup luas dan memadai, sementara untuk BRT Trans Semarang memerlukan pembebasan lahan sehingga memerlukan waktu.

Menurut dia, keberadaan subterminal C di Pasar Banjardowo juga dimaksudkan untuk menghidupkan ekonomi pasar yang menjadi tempat relokasi bagi beberapa pedagang, seperti dari Terminal Terboyo Semarang. Diakuinya, pengembangan subterminal di Pasar Banjardowo juga bisa memanfaatkan keberafaan lahan di dekat Kantor Kelurahan Banjardowo yang merupakan aset Pemerintah Kota Semarang.

"Tetapi, kami juga harus membebaskan lahan milik warga. Nanti khusus BRT Trans Semarang posnya di depan. Sementara ini, angkot masih bisa mengitari pasar ini karena cukup luas," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan ketersediaan akses transportasi memang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas perekonomian, termasuk di Pasar Banjardowo. Apalagi, kata dia, sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) dari Terminal Terboyo sudah mendapatkan tempat relokasi di pasar tersebut yang harus dibantu dengan penyediaan akses transportasi memadai.

Di sisi lain, Ita—sapaan akrab Hevearita—menemukan dari hasil tinjauannya beberapa waktu lalu ternyata banyak kios di Pasar Banjardowo yang dibiarkan mangkrak atau tidak ditempati pedagang. Rencananya, kata dia, seluruh pedagang juga akan dikumpulkan terkait komitmen meramaikan Pasar Banjardowo karena Pemerintah Kota Semarang membantu akses dengan masuknya angkutan kota dan BRT Trans Semarang.

"Nanti, di belakang pasar ada jalan tembus ke Kaligawe juga akan diaspal oleh Dinas Pekerjaan Umum [PU] sehingga perekonomian di Pasar Banjardowo akan semakin ramai dan hidup," katanya.

Sebelumnya, PKL Terminal Terboyo direncanakan direlokasi ke Terminal Mangkang, tetapi kebijakan Kementerian Perhubungan selaku pengelola Terminal Mangkang tidak mengizinkan seluruh pedagang. "Hanya 15 pedagang yang bisa menempati Terminal Mangkang. Sisanya, kami sediakan tempat relokasi di Pasar Banjardowo di bagian belakang. Nanti, angkot dan BRT Trans Semarang kan masuk sini juga," kata Ita.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara