Selidiki Pembunuh Tahun Lalu, Polres Batang Baru Periksa Saksi

Wakapolres Batang Kompol Heru Eko Wibowo didampingi Kasatserse AKP Eko Marudin melakukan gelar perkara kasus kriminal selama Januari 2018 hingga Juli 2018. (Antara/Kutnadi)
29 Agustus 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Jajaran Polres Batang belum mampu mengungkap pelaku pembunuhan Haniah, 30, pembantu rumah tangga warga Gapura, Kecamatan Warungasem. Sejauh ini, polisi baru memeriksa saksi-saksi dalam peristiwa yang terjadi tahun silam itu.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengakui sejauh ini jajarannya masih melakukan proses pengungkapan terhadap kasus pembunuhan terhadap Haniah meski kasus itu terjadi Desember 2016. Tak kurang dari 15 saksi telah diperiksa dalam kasus itu

 "Kami tidak mengabaikan terhadap kasus pembunuhan itu dan masih terus melakukan penyelidikan. Polisi telah memeriksa 15 saksi, meminta masukan pada Mabes Polri, dan lima kali melakukan gelar perkara pada Komisi III DPR, Ombudsman, Kompolnas, Inspektorat Mabes Polri, dan Polda Jateng tetapi hingga kami masih kesulitan mengungkap kasus tersebut," akunya di Batang, Rabu (29/8/2018).

Edi, didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Eko Marudin, mengatakan beberapa hambatan yang menyulitkan polisi melakukan pengungkapan kasus itu, antara lain disebabkan kondisi status quo yang sudah berubah, mayat dipindahkan dari awal kejadian, bercak darah yang bercecer di lantai sudah dibersihkan, dan masyarakat yang sudah banyak masuk ke tempat kejadian perkara. Kendati demikian, kata dia, pengungkapan kasus pembunuhan yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini masih menjadi prioritas polres.

"Itu semua, kami lakukan agar pengungkapan kasus itu tidak menyalahi prosedur hukum, termasuk polres juga telah membalas surat dari sejumlah pihak yang menanyakan sejauh mana kasus itu ditangani oleh polisi," katanya lagi.

Menurut dia, ada tiga kategori investigasi atas pengungkapan kasus perkara, yaitu sedang, sulit, dan sangat sulit. Adapun kasus pembunuhan terhadap Haniah tersebut masuk dalam kategori sangat sulit.

Pengungkapan kasus pembunuhan di Desa Gapura, Kecamatan Warungasem ini, kata dia, harus ada campur tangan Tuhan. "Kami yakin jika sudah ada campur tangan Tuhan maka kasus pembunuhan itu akan terungkap. Kami mencontohkan kasus pembunuhan terhadap tiga korban yang sudah berlangsung selama tiga tahun akhirnya bisa terungkap," katanya pula.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara