BI Jateng Dukung Pengembangan 4 Desa Wisata, Ini Yang Mau Dilakukan...

Objek daya tarik wisata Kampung Kurcaci di Purbalingga, Jateng. (Antara)
31 Agustus 2018 12:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Bank Indonesia (BI) menargetkan pengembangan 3-4 desa wisata di Jawa Tengah (Jateng) sepanjang tahun ini sebagai bagian dari upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa.
 
Kepala Perwakilan BI Jateng Hamid Ponco Wibowo mengatakan desa-desa yang dibina nantinya akan diamati oleh tim yang menggali potensi desa wisata tersebut. Program pengembangan yang dilakukan BI tersebut bakal lebih fokus pada sektor kebersihan.
 
"Ada satu tim yang menilai sejauh mana aktivitas masyarakat di sini. Ketika kita lihat bagus, bisa untuk dikembangkan, akan diberi fasilitas pengembangan terkait kebersihan. Ini karena sebagian pengunjung mempermasalahkan kebersihan, sehingga bantuan kami lebih ke merenovasi Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan lainnya untuk menambah kenyamanan wisatawan," paparnya, Rabu (29/8/2018).
 
Ponco menambahkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi masih minim, tapi sudah mulai tumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan. Porsinya bertambah 3,5% jika dibandingkan dengan tahun lalu. 
 
BI sebelumnya telah mengembangkan Desa Wisata Sembungan di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Pada Rabu (29/8), bank sentral Indonesia juga sudah menyerahkan program sosial pengembangan kawasan Desa Wisata di Desa Candirejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng.
 
Bantuan yang diberikan berupa pembangunan musala, pembangunan tempat wudu, pembuatan papan petunjuk kawasan, pembangunan MCK komunal, pembangunan 10 set tempat sampah permanen dan sarana transportasi kebersihan lingkungan (1 unit mobil pick up), serta melakukan perbaikan transportasi tradisional wisatawan (25 unit andong).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Bisnis