Batalnya Pengajian Ustaz Abdul Somad di MAJT Semarang Tak Terkait Politik?

Ustaz Abdul Somad. (Youtube.com)
31 Agustus 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Rencana akademisi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau kelahiran Sumatra Utara, Ustaz Abdul Somad, mengisi acara pengajian di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang, Minggu (2/9/2018) pagi, dipastikan gagal terealisasi.

Ustaz yang sering kali dikait-kaitkan dengan organisasi terlarang Hizbut Tharir Indonesia (HTI) itu secara sepihak membatalkan rencana kedatangan untuk mengisi ceramah dalam pengajian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 MAJT.

Ketua Dewan Pengurus Pelaksana (DPP) MAJT Semarang, Noor Ahmad, mengaku tidak tahu apa alasan Ustaz Abdul Somad membatalkan acara tersebut.

"Kami enggak tahu alasan pasti pembatalannya. Informasinya juga diberikan hanya melalui pesan WA [Whatsapp]," ujar Noor kepada wartawan di Semarang, Jumat (31/8/2018).

Noor mengaku tak mempermasalahkan pembatalan dari Ustaz Abdul Somad itu. Meski pun, sebelumnya pihaknya sudah menyebar pemberitahuan kepada publik terkait agenda pengajian dengan penceramah ustaz yang sempat digadang-gadang menjadi pendamping Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Sebenarnya informasi akan adanya pengajian Ustaz Abdul Somad ini sudah kami informasikan ke publik sejak jauh-jauh hari. Bahkan dari Ustaz Abdul Somad sejak sebulan lalu telah menyatakan kesediaan mengisi pengajian di MAJT. Tapi ternyata batal. Ya sudah enggak apa-apa," beber Noor.

Noor menambahkan pihaknya sebenarnya sudah menanyakan ke tim Ustaz Abdul Somad terkait pembatalan itu. Bahkan, pihaknya siap memberikan jaminan agar Ustaz Abdul Somad bisa mengisi pengajian dengan lancar, tanpa kendala.

"Tapi, dari timnya tidak memberikan alasan. Hanya menyatakan batal saja," tegas Noor.

Noor juga mengatakan pembatalan pengajian Ustaz Abdul Somad di MAJT Semarang tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik. Meski pun saat ini situasi politik di Tanah Air tengah memanas, menyusul maraknya gerakan deklarasi #2019GantiPresiden.

"Enggak ada hubungannya [deklarasi ganti presiden]. Ini bukan politik. Ini pengajian!" tegas Noor.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia