12 Perguruan Tinggi Tanding Gulat di Magelang

Konferensi pers panitia pelaksana Liga Gulat Mahasiswa di Magelang, Sabtu (1/9 - 2018). (Antara/Heru Suyitno)
03 September 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Sebanyak 12 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia mengikuti Liga Gulat Mahasiswa yang diselenggarakan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah di Artos Mal Magelang, Minggu (2/9/2018).

Panitia pelaksana yang juga bagian event PGSI Jateng, Puji Werdianto, di Magelang,Jateng, Sabtu (1/9/2018), menyebutkan sebanyak 19 atlet dari 12 perguruan tinggi ikut dalam Liga Gulat Mahasiswa ini. Perguruan tinggi-perguruan tinggi tersebut, antara lain Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Semarang, Institut Teknologi Sumatera Lampung, Universitas Dehasen Bengkulu, Universitas Mahendradata Denpasar, dan Undiksa Singaraja. Kelas yang dipertandingan dalam liga ini, yakni bebas putra 57 kg, bebas putra 74 kg, bebas putri 50 kg. bebas putri 57 kg, grego roman putra 60 kg, dan grego roman putra 77 kg.

Puji mengatakan Liga Gulat Mahasiswa itu kali pertama diadakan di Indonesia. Biasanya, olah raga gulat diselenggerakan bukan dengan sistem liga, karena selain dari sisi prestasi juga strategi maupun pematangan dari masing-masing kontingen.

"Jadi liga gulat ini hampir sama sistem kompetisi di sepak bola. Ada tiga seri di mana masing-masing seri akan ditentukan pemenangnya, tetapi untuk juara umumnya atau pemenang pertamanya ditentukan dari akumulasi seluruh point yang ada dari seri 1, 2, dan seri 3," katanya. Ia menegaskan dengan sistem tersebut pemenang di seri pertama belum tentu menjadi pemenang umum dari liga gulat mahasiswa ini.

Menurut dia animo mahasiswa dari luar Jawa cukup besar. Peringkat pertama pada seri I di Semarang didominasi atlet dari luar Jawa. "Kami mengapresiasi keikutsertaan atlet-atlet dari luar Pulau Jawa karena dari kelas yang dipertandingkan peringkat pertama dipegang rata-rata dari luar Pulau Jawa. tapi kami belum melihat apakah nanti mereka bisa memenangkan sampai pada seri ke-3," katanya.

Iamengtaakan liga gulat mahasiswa ini sengaja mengambil lokasi di mal karena ingin mencoba sports entertainmentsport. Selain itu juga memperkenalkan gulat sebagai cabang olahraga prestasi, khususnya di PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara