Bianglala Jateng Fair 2018 Ditutup Polisi, Kecelakaan Diusut...

Ilustrasi garis kuning kepolisian. (Antara)
03 September 2018 11:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Polisi menutup sementara wahana permainan Bianglala di lokasi pergelaran Jateng Fair 2018 pascainsiden terjatuhnya seorang perempuan, Sabtu (1/9/2018) malam. Anggota Polsek Semarang Barat telah memasang garis polisi pada wahana permainan tersebut.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Donny Eko Listiyanto mengaku telah meminta pihak Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah selaku pengelola untuk tidak menggunakan wahana permainan itu demi keamanan pengunjung. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi terkait dengan insiden terpelesetnya seorang perempuan saat hendak turun dari wahana Bianglala itu.

"Dari beberapa saksi yang dimintai keterangan itu berasal dari pengelola dan pengunjung," ujarnya di Kota Semarang, Jatengm Minggu (2/9/2018).

Kapolsek belum bisa memastikan kapan akan melepas garis polisi dan memberi izin wahana permainan itu dioperasikan kembali. "Nanti saya kabari perkembangannya lebih lanjut. Saat ini penyidik masih bekerja," katanya.

Direktur Umum Pengelola PRPP Jateng Titah Listyorini membenarkan adanya insiden terpelesetnya seorang perempuan bernama Puspaningrum, 29, saat hendak turun dari wahana permainan Bianglala. "Dari laporan yang saya terima, korban terpeleset saat akan turun dari bianglala yang belum berhenti sepenuhnya," katanya.

Dalam insiden yang terjadi pada hari Sabtu sekitar pukul 20.30 WIB, korban yang berasal dari Kabupaten Pati tersebut menderita luka memar dan shock. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat oleh petugas yang berjaga guna mendapat penanganan medis.

Titah menegaskan bahwa pihaknya selaku penyelenggara Jateng Fair 2018 bertanggung jawab penuh terkait dengan pembiayaan pengobatan sesuai dengan fasilitas asuransi yang masuk dalam tiket masuk.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara