Ustaz Abdul Somad Beberkan Alasan Batal Pengajian di MAJT Semarang

Ilustrasi instagram Ustaz Abdul Somad (Instagram ustadzabdulsomad)
03 September 2018 15:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ustaz Abdul Somad akhirnya buka suara terkait alasannya membatalkan sejumlah agenda pengajian di Jawa Tengah (Jateng), salah satunya di Masjid Agung Jawa Tengah (Jateng), Kota Semarang, Minggu (2/9/2018) pagi.

Melalui akun Instagram @ustadzabdulsomad, yang diunggah Minggu (2/9/2018) malam, ulama asal Asahan, Sumatra Utara (Sumut) itu menuturkan alasannya melakukan pembatalan. Alasan itu tak lain karena faktor keamanan, di mana ada beberapa pihak yang melakukan ancaman maupun intimidasi.

“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang,” tulis akun Instagram @ustadzabdulsomad.

Dalam akun tersebut, Ustaz Abdul Somad juga menyebutkan jika pengajian jadi digelar akan menambah beban panitia dan mempengaruhi kondisi psikologi jemaahnya. Ia juga menuliskan pembatalan juga dilakukannya di sejumlah daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jateng, dan Jawa Timur.

“Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta. 1. September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri. 2. Oktober di Yogyakarta, 3. Desember janji dengan Ustadz Zulfikar di daerah Jawa Timur. Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu,” tulis Ustaz Abdul Somad.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ustaz Abdul Somad membatalkan agenda pengajian di MAJT, Semarang, Minggu pagi. Ustaz yang semula digadang-gadang menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 melakukan pembatalan secara sepihak melalui pesan singkat dalam aplikasi Whatsapp.

Ketua DPP MAJT Semarang, K.H. Noor Achmad, mengaku tidak tahu alasan ulama yang kerap dikaitkan dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) membatalkan agenda pengajian. “Kami tidak tahu alasan pasti pembatalannya. Informasinya juga hanya diberikan melalui WA,” ujar Noor Achmad, Jumat (31/8/2018).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya