MAJT Semarang Ingin Ustaz Abdul Somad Abaikan Ancaman

Ustaz Abdul Somad. (Facebook.com)
04 September 2018 05:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, terkejut mendengar kabar adanya ancaman yang diterima Ustaz Abdul Somad. Akibat ancaman itu, Ustaz Abdul Somad pun membatalkan agenda pengajian di masjid yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektare itu pada Minggu (2/9/2018) pagi.

“Kami tidak tahu kalau dia mendapat ancaman dan intimidasi karena mau mengisi pengajian di MAJT. Tentu, kami prihatin dengan hal itu,” tutur Ketua Dewan Pelaksana Pengurus (DPP) MAJT Kota Semarang, KH Noor Achmad, saat dihubungi Semarangpos.com, Senin (3/8/2018).

Noor menilai sebenarnya ulama yang kerap dikait-kaitkan dengan organisasi terlarang, Hizbut Tharir Indonesia (HTI) itu tak perlu khawatir dan cemas, sehingga membatalkan agenda mengisi pengajian di MAJT.

Terlebih pihak MAJT Semarang sudah melakukan sederet persiapan agar agenda pengajian Ustaz Abdul Somad berjalan lancar. “Sebenarnya kami sudah melakukan persiapan untuk acara itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar pengajian Ustaz Abdul Somad berjalan lancar. Jadi, sebenarnya enggak perlu ada yang dikhawatirkan,” tutur Noor.

Noor menyebutkan tidak tahu alasan Ustaz Abdul Somad akhirnya membatalkan rencana pengajian itu. Pihaknya hanya mendapat informasi terkait pembatalan itu melalui pesan singkat dalam aplikasi Whatsapp (WA) dari pihak Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad akhirnya mengungkapkan alasan membatalkan rencana pengajian ke sejumlah daerah di Jateng, Yogyakarta, dan Jawa Timur (Jatim), termasuk MAJT Semarang.

Melalui akun Instagram Instagram @ustadzabdulsomad, ulama yang digadang-gadang menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 itu mengungkapkan alasan membatalkan agenda pengajian di Semarang, yakni karena mendapat ancaman maupun intimidasi dari sejumlah pihak.

“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang,” tulis akun Instagram @ustadzabdulsomad.

Dalam akun tersebut, Ustaz Abdul Somad juga menyebutkan jika pengajian jadi digelar akan menambah beban panitia dan mempengaruhi kondisi psikologi jemaahnya. Ia juga menuliskan pembatalan juga dilakukannya di sejumlah daerah di Yogyakarta, Jateng, dan Jawa Timur.

“Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta. 1. September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri. 2. Oktober di Yogyakarta, 3. Desember janji dengan Ustadz Zulfikar di daerah Jawa Timur. Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu,” tulis Ustaz Abdul Somad.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya