Hanura Targetkan Perolehan 4 Kursi DPRD Semarang

Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Semarang M. Rozikin. (Antara/Zuhdiar Laeis)
04 September 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Semarang menargetkan perolehan minimal empat kursi DPRD kota setempat pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. "Partai Hanura optimistis bisa meraih empat sampai dengan enam kursi di DPRD Kota Semarang," ungkap Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Semarang Muhammad Rozikin di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/8/2018).

Meski belum pernah mendapatkan kursi pada pemilu sebelumnya, Bandot—sapaan akrab Rozikan—tetap optimistis target tersebut bakal tercapai. Setiap parpol, terang Bandot, memiliki strategi tersendiri untuk mendulang perolehan suara pada Pemilu 2019, termasuk Hanura, salah satunya dari para bacaleg yang juga sudah betul-betul dipersiapkan matang.

"Kalau strategi, setiap parpol punya strategi tersendiri. Hanura pun punya. Apa strateginya? Adalah. Yang jelas, target itu realistis," kata tokoh masyarakat kampung nelayan Tambaklorok Semarang itu.

Untuk setiap bacaleg yang diajukan pada Pemilu 2019, kata Bandot, sudah diseleksi sehingga tidak sembarangan untuk sekadar memenuhi kuota masing-masing parpol sebanyak 50 nama caleg. Dari kuota 50 caleg, pihaknya hanya mengajukan 40-an nama. Hal ini membuktikan bahwa Partai Hanura tidak sembarangan mencari calon wakil rakyat.

Hanura juga segera melakukan penggantian terhadap bacaleg-nya yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi yang telah dicoret pencalonannya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang. "Ya, kami mengikuti saja aturan dan ketentuan dari KPU. Ini menunjukkan komitmen untuk memberantas korupsi. Yang kemarin dicoret KPU karena pernah jadi terpidana kasus korupsi, sudah diganti," kata Bandot.

Sebagaimana diwartakan, dari 691 caleg yang didaftarkan ke KPU Kota Semarang, ditemukan tiga nama caleg dari dua parpol yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi, di antaranya berasal dari laporan masyarakat. Dari tiga caleg tersebut, kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono, dua orang berasal dari Partai Hanura, yakni Nj dan As, sementara satu caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial Sy.

"Ketiganya [caleg] sudah diganti oleh masing-masing parpol. Artinya, parpol mematuhi ketentuan. Itu dilakukan dalam masa perbaikan, sekarang sudah penetapan daftar calon sementara [DCS]," katanya.

Walau sudah diberikan kuota masing-masing parpol bisa mengajukan 50 nama caleg, diakui Henry tidak semua parpol mau memenuhi kuota yang disediakan. Hal ini diserahkan kepada masing-masing parpol.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara