Kemenhumham Jateng Buka LP Risiko Tinggi di Nusakambangan

Kapal Pengayoman II, alat transportasi narapidana ke Nusakambangan. (Antara/R. Rekotomo).jpg
04 September 2018 06:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah membentuk lembaga pemasyarakatan dengan ruangan khusus bagi bandar narkotika dan obat berbahaya lainnya (narkoba) maupun narapidana ;ain berisiko tinggi.

Kepala Kanwil Kemenhum dan HAM Jateng Dewa Putu Gede mengatakan bahwa bagi narapidana bandar narkoba maupun pihak yang terlibat dalam jaringan kejahatan itu akan dibawa ke LP Nusakambangan dengan membentuk one cell one man. "Nantinya, akan diberlakukan one cell one man di sana agar [napi berisiko tinggi] tidak bisa bergerak apa-apa seperti di neraka. Nantinya [mereka] hanya mutar-mutar saja dan tidak dapat bertemu keluarga," katanya.

Ia mengemukakan hal itu saat acara Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Rutan Kelas II B Batang di Batang, Jateng, Senin (3/9/2018). Kepala Rutan Batang Yusup Gunawan sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik LP Kelas II A Pekanbaru Riau, sedangkan Moh. Ilham Agung Setyawan kini menjabat sebagai Kepala LP Kelas II B Gunung Sitoli, Sumatra Utara.

Pada kesempatan itu, dia juga berpesan pada jajaran Kanwil Kemenhum dan HAM tidak sekalipun mencoba terlibat pada tindakan kejahatan peredaran narkoba. "Saya ingatkan [jajaran Kemenhum dan HAM] jangan sekali-kali melakukan tindakan maupun berkolaborasi dengan bandar narkoba hanya untuk memperkaya diri," katanya.

Bagi pegawai yang terlibat dalam kasus narkotika dan obat berbahaya lainnya akan diambil langkah atau ditarik silang, serta pemahaman perwilayahan, tidak terkecuali tindakan administrasi maupun hukum. "Bagi napi berisiko tinggi akan dilakukan one cell dan one man dengan penjagaan benteng yang kuat di Nusakambangan," katanya.

Ia mengatakan semua LP dan rumah tahanan negara (rutan) di Jawa Tengah akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri agar tidak ada lagi peredaran maupun penggunaan narkoba di wilayah ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara