Stabilkan Harga Beras, Bulog Jateng Salurkan 28.812 Ton Beras dalam Operasi KPSH

Ilustrasi paket sembako. (Solopos)
05 September 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah (Jateng) menggelontorkan 28.812 ton beras dalam operasi pasar bertajuk Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) di 222 lokasi.

Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Juaheni, mengatakan kegiatan KPSH bertujuan mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran. Kegiatan KPSH ini di gelar di 11 pasar dan 211 mitra Bulog yang tersebar di Jateng.

"Harga jual [beras KPSH] ke konsumen tetap mengacu Permendag 57/M-DAG/PER/8/2017 untuk wilayah Jawa Tengah, ditetapkan Rp9.000 per kg," tutur Juaheni di sela kegiatan KPSH di Gudang Bulog Palebon, Subdivre Semarang, Selasa (4/9/2018).

Juaheni mengatakan Perum Bulog Divre Jateng berkomitmen terus menggelontorkan beras ke pasaran selama harga beras belum stabil. Kegiatan itu akan digelar di masing-masing subdivisi regional, seperti Semarang, Pati, Solo, dan Pekalongan.

"Dengan kegiatan KPSH ini, diharapkan masyarakat tidak kesulitan mendapat beras berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, ketahanan pangan nasional juga tetap terjaga," ujar Juaheni.

Juaheni menambahkan pelaksanaan operasi pasar melalui kegiatan KPSH melibatkan berbagai pihak, seperti Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng, Satgas Pangan, dan pemerintah daerah setempat.

Keterlibatan Satgas Pangan bertujuan mengawasi pihak-pihak yang menjalankan KPSH, termasuk monitoring, pengendalian, dan pengamanan.

"Kegiatan KPSH di Jateng memprioritaskan daerah yang mengalami kenaikan harga, dengan memperhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola yang baik sesuai undang-undang," terang Juaheni. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia