Atlet Asian Games asal Jateng Terima Bonus Lagi

Peraih medali emas cabang panjat tebing Asian Games 2018, Aries Susanti, dikirab keliling Kota Semarang dari halaman Kantor Gubernur Jateng, Rabu (4/9 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
05 September 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberi apresiasi atas perjuangan para atlet Jateng yang tampil di kancah Asian Games 2018. Para atlet itu mendapat gelontoran bonus, baik yang meraih medali maupun tidak.

Bonus atau tali asih itu diberikan Pemprov Jateng kepada para atlet dalam acara seremoni di halaman Kantor Gubernur Jateng, Selasa (4/9/2018). Bonus secara simbolis diberikan oleh Penjabat Gubernur Jateng, Syarifuddin, yang didampingi Gubernur terpilih Jateng, Ganjar Pranowo, kepada perwakilan atlet, salah satunya Aries Susanti, yang meraih dua emas dari cabang olahraga panjat tebing.

Atlet peraih medali emas mendapat bonus Rp100 juta, perak Rp75 juta, dan perunggu Rp50 juta. Sementara, atlet yang tak berhasil meraih medali digelontor bonus Rp10 juta.

Bonus ini merupakan yang kesekiankalinya diterima para peraih medali Asian Games 2018. Sebelumnya, mereka juga telah menerima bonus dari pemerintah berupa uang Rp1,5 miliar dan rumah untuk peraih medali emas.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng, Brigjend Purn. Subroto, mengatakan Jateng menjadi provinsi keempat yang menyumbang atlet terbanyak bagi Indonesia di Asian Games, setelah Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta, dan Jawa Timur (Jatim).

“Jateng mengirimkan 58 atlet dan sembilan pelatih dalam Asian Games 2018. Dari jumlah sebanyak itu, Jateng mampu menyumbang lima emas, enam perak dan 14 perunggu. Medali disumbangkan atlet dari cabang paralayang, panjat tebing, wushu, sepak takraw, bulu tangkis, dan bridge,” tutur Subroto saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Pj. Gubernur Jateng, Syarifuddin, menilai pencapaian atlet Jateng di Asian Games tak terlepas dari dukungan pemerintah. Baik provinsi dan kabupaten/kota tempat para atlet itu berasal telah memberikan dukung hingga mereka mampu memberikan yang terbaik.

“Keberhasilan ini harus diteruskan ke level yang lebih tinggi, karena dua tahun lagi ada Olimpiade di Jepang. Jangan terlena dan yang belum berhasil jangan berkecil hati. Pemerintah dan masyarakat tetap menghargai kalian semua,” tutur Syarifuddin.

Sesuai pemberian bonus, para atlet langsung diarak keliling Kota Semarang, menggunakan mobil jip. Terlihat beberapa warga, terutama anak-anak berseragam siswa sekolah dasar menyambut kehadiran mereka dengan mengibarkan bendera Merah Putih.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia