Penumpang Kereta Api di Daops IV Tumbuh Positif

Peringatan Hari Pelanggan Nasional di Stasiun Tawang Semarang. (Bisnis)
05 September 2018 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang mencatatkan jumlah penumpang sampai 4.3 juta penumpang dalam periode Januari-Agustus 2018. Dari 4.377.306 penumpang itu 592.592 orang di antara mereka adalah penumpang kelas Eksekutif, 85.645 orang penumpang kelas Bisnis, 2.053.027 orang penumpang kelas Ekonomi , dan 1.646.042 orang penumpang kelas lokal.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto mengatakan, jumlah pelanggan penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daops IV Semarang, terus menunjukan tren peningkatan yang positif, di tahun 2016 jumlah penumpang kereta api di wilayah ini mencapai 5.063.998 penumpang. Selanjutnya, di tahun 2017, jumlahnya naik sebesar 14% dibanding tahun 2016, hingga total penumpangnya mencapai 5.758.982 penumpang, yang terdiri dari penumpang kelas eksekutif 822.333 orang, penumpang kelas bisnis 156.956 orang, penumpang kelas ekonomi 2.789.432 orang, dan penumpang kelas lokal 1.990.261 orang.

"Jumlah penumpang di wilayah PT KAI Daops IV terus menunjukkan tren positif. Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada para penumpang, sehingga layanan transportasi kereta api di Daops IV Semarang, bisa menjadi tulang punggung bagi transportasi di Jawa Tengah bagian utara ini," ujar Suprapto, Selasa (4/9/2018).

Di sisi lain, bertempat di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol, diadakan serangkaian kegiatan pembagian merchandise dan upacara seremonial Salam Penghormatan kepada penumpang kereta api jarak jauh atau menengah oleh Kepala Daerah Operasi (Kadaops) IV Semarang, Yosita, di sela-sela acara peringatan Hari Pelanggan di Stasiun Semarang Tawang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia kereta api yang telah menggunakan jasa layanan transportasi kereta api, kami akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan, sehingga akan semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan kereta api dalam mobilisasinya " ujar Yosita.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis