Dilantik, Ganjar Dapat Titipan dari Jokowi

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menjalani pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/9 - 2018). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)
05 September 2018 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ganjar Pranowo mendapat titipan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai dilantik sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Periode 2018-2023 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Ganjar mengaku diminta Jokowi untuk terus mendorong pertumbuhan perekonomian kerakyatan. Penerapan konsep ekonomi kerakyatan itu bakal dijalankan berbasis ekonomi lokal. Bukan sekadar pelaku, tapi juga mengedepankan kearifan lokal.

"Ada tiga hal yang sudah kita lakukan selama ini, pertama potensi yang ada itu dipastikan butuh pengetahuan dan keterampilan. Kedua butuh akses modal dan ketiga butuh pendampingan," kata Ganjar dalam keterangan resmi yang diperoleh Semarangpos.com, Rabu.

Namun penerapan perekonomian kerakyatan berbasis kearifan lokal tersebut bakal dipadu oleh Ganjar dengan perkembangan teknologi. Hal tersebut dilakukan agar produk di Jateng mampu melakukan akselerasi yang kuat di pasar.  

"Nah pendampingan itulah untuk QC (qulity control) agar kita bisa masuk pada standar pasar yang memang publik itu menghendaki produk-produk yang bagus. Jadi sisi ekonomi yang akan kita buat," ujar Ganjar.

Untuk menjalankan itu Ganjar tidak akan membiarkan jajarannya diam diri. Oleh karena itu, dia minta pada agar pelaku ekonomi di Jateng mampu menyesuaikan kemampuan diri dan kualitas produk dengan zaman.

"Pemerintah membantu pemasaran dan itu tidak cukup dengan cara konvensional. Mestinya digunakan teknologi informasi yang bagus untuk memperkenalkan produk-produk," kata Ganjar.

Selain persoalan perekonomian kerakyatan, Ganjar dan Taj Yasin juga diwanti-wanti soal investasi. Karena menurut Ganjar negara tidak mungkin sendirian mengatasi itu.

"Perizinan murah, mudah murah cepat kalau Jawa Tengah. Tapi integritas tidak boleh hilang. Itu yang disampaikan," katanya. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia