Ganjar Pranowo Pastikan Jadi Jurkam Jokowi-Ma'ruf

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin. (Antara/Humas Pemprov Jateng)
06 September 2018 01:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kesanggupan menjadi juru kampanye pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma`ruf Amin pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

"Pasti kampanye. Lo, saya ini diminta atau tidak diminta tetap kampanye [untuk pasangan Jokowi-Ma`ruf]," kata Ganjar Pranowo saat dihubungi dari Semarang, Jateng, Rabu (5/9/2018).

Menurut dia, hal tersebut dilakukan sebagai tanggung jawab moral dirinya yang menjadi salah seorang kader PDI Perjuangan. Sebagai seorang politikus, Ganjar Pranowo mengaku harus tahu diri, kapan bekerja untuk partai politik, kapan bekerja untuk rakyat, dan kapan urusan pemerintahan.

"Saya ini PDIP, partainya sama dengan Pak Jokowi, jadi diminta ataupun tidak, pasti saya akan kampanye. Harus punya inisiatif," ujarnya.

Terkait dengan konsekuensi harus cuti dari jabatannya sebagai gubernur Jateng saat menjadi juru kampanye, Ganjar mengaku siap melaksanakan ketentuan tersebut dan sudah membicarakannya dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin. "Saya akan cuti, tidak akan mengganggu, karena nanti gantian [dengan Wagub Jateng Taj Yasin] dan setahu saya cutinya cuti kampanye, bukan cuti pilpres, kalau cuti ya cuti," katanya.

Dalam menghadapi berbagai tahapan Pilpres 2019, Ganjar Pranowo berpesan agar masyarakat Jateng tidak mempermasalahkan perbedaan pandangan politik dan tidak saling memprovokasi. "Yang diperlukan begini, siapapun yang pro yang kontra dalam dukungan pilpres tolong kita jangan memprovokasi, siapapun kubunya," ujarnya.

Jika dua hal tersebut tidak dipegang dan tidak dilakukan, kata Ganjar Pranowo, maka relasi masyarakatnya akan terbelah. Ganjar memberi gambaran bagaimana Jokowi dan Prabowo, yang sebagai calon presiden telah menunjukkan nuansa adem dengan saling berpelukan.

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi sudah rangkulan begitu kok, sudah jadi asyiklah, jadi contoh yang bagus. Kita dewasa sajalah, yang pro Pak Jokowi, yang pro Prabowo clear-clear-an sajalah, jangan saling memprovokasi," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara