Polda Jateng Klaim Izinkan Ustaz Abdul Somad Ceramah di MAJT Semarang

Ustaz Abdul Somad (Youtube)
06 September 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Condro Kirono, mengklaim sudah memberikan izin kepada Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk menggelar pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS), Minggu (2/9/2018). Meski demikian, acara itu batal dilaksanakan karena pihak UAS mengaku mendapat banyak intimidasi dan ancaman.

"Sebenarnya MAJT sudah memberitahukan acara itu. Kami pun sudah mempersilakan [mengawal]. Tapi, ternyata pihak MAJT membatalkan," ujar Condro Kirono di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Kota Semarang, Rabu (5/9/2018).

Condro menuding pembatalan itu sepenuhnya berasal dari manajemen UAS dan bukan dari MAJT Semarang. Ia pun mengaku tidak mengetahui secara pasti pembatalan itu. Namun, jika pembatalan itu terkait ancaman atau intimidasi terhadap UAS, ia menyarankan untuk melapor ke kepolisian.

Sebagaimana dipublikasikan secara global, sejatinya saran kapolda Jateng itu sudah lama terjawab. Sejauh ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia belum bersikap jelas atas pengaduan atas presekusi Ustaz Abdul Somad di Bali, beberapa waktu lalu, sehingga dianggap mubazir bagi warga negara mengharap asa kepada Polri. Terlebih lagi, karena pada kenyataannya, presekusi di Bali itu dilakukan di depan dan juga diikuti juga oleh polisi dan tentara.

Itulah sebabnya, UAS menyatakan pembatalan acara pengajian di sejumlah wilayah di Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur (Jatim) melalui akun Instagram @ustadzabulsomad . UAS menjelaskan bahwa pembatalan jadwal kegiatannya di Pulau Jawa itu didasari intimidasi dan ancaman dari sejumlah pihak.

"Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang. Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta," tulis ulama dari Riau itu dalam akun Instagram yang diunggah Minggu malam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya