Bandara Ahmad Yani Semarang Punya Nama Baru

Calon penumpang mengantre untuk check in atau konfirmasi tiket di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jateng, Senin (11/6 - 2018). (Antara/Aji Styawan)
07 September 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Angkasa Pura I secara resmi menyempurnakan nama Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Bandara yang dulunya bernama Bandara Ahmad Yani Semarang itu kini secara resmi menjadi Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

Penyempurnaan nama Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang ini didasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP.974 tanggal 26 Juni 2018. "Penyempurnaan nama bandara kebanggaan masyarakat Ibukota Jawa Tengah ini merupakan salah satu komitmen Angkasa Pura I untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan, khususnya Jenderal Ahmad Yani sebagai Pahlawan Revolusi dari Jawa Tengah," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, dalam keterangan resmi, Jumat (7/9/2018).

Faik menambahkan proses penyempurnaan nama bandara tersebut telah melewati banyak masukan, termasuk dari Plt. Gubernur Jateng yang melayangkan surat usulan perubahan nama Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada 18 Mei 2018 lalu. “Kami akan memastikan penyempurnaan nama bandara ini akan tersampaikan dengan baik kepada seluruh pihak, sehingga tidak ada kekeliruan baik dalam hal penyebutan maupun dalam hal administrasi di masa mendatang,” tegas Faik.

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mulanya bernama Pelabuhan Udara Kalibanteng, yang digunakan sebagai pangkalan udara TNI Angkatan Darat. Sejak 1 Oktober 1995, Angkasa Pura I mulai mengelola bandara tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan seiring perubahan status sebagai bandara sipil.

Pada 7 Juni 2018 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian terminal baru Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani ini. Pengembangan bandara yang menelan investasi lebih dari Rp2 triliun ini untuk mengatasi masalah lack of capacity di terminal lama.

Sebelumnya, kapasitas terminal lama Bandara Ahmad Yani Semarang hanya mampu menampung 800.000 penumpang per tahun, namun harus melayani 4,4 juta penumpang. Dengan kapasitas saat ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mampu menampung 6,9 juta penumpang per tahun, apron mampu menampung 12 pesawat, fasilitas 30 check-in counter, 8 eskalator, 8 elevator, serta 3 buah garbarata.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya