2 Kontestan Absen, Final Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis Tersisa 219 Orang

Salah seorang peserta Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dari Medan terlibat pertandingan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jumat (7/9 - 2018). (Istimewa/Djarum Foundation)
08 September 2018 07:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS  Dua kontestan Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 dinyatakan tereliminasi lebih dini. Kedua kontestan itu gagal melaju ke babak selanjutnya karena tidak datang saat babak final audisi umum di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jateng yang dimulai Jumat (7/9/2018).

Kedua kontestan Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 itu absen dengan alasan yang berbeda. Satu kontestan absen karena tak mendapat izin dari sekolah, sedangkan satu orang lainnya tak terdengar kabar, meski telah dihubungi pihak panitia.

Alhasil, babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 pun hanya diikuti 219 peserta. Mereka bertarung mendapatkan beasiswa bulu tangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Mereka akan berlomba memikat perhatian para pelatih PB Djarum dalam audisi yang digelar hingga Minggu (9/9/2018) nanti.

Pada acara pembukaan final audisi umum itu, beberapa jagoan bulu tangkis Tanah Air seperti Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Debby Susanto, Ihsan Maulan, Muhamad Ahsan, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo, turut hadir. Mereka yang baru saja mempersembahkan medali bagi Indonesia di Asian Games itu memberikan motivasi kepada para finalis calon penerima beasiswa bulu tangkis.

“Masuk ke PB Djarum ini bagi kami adalah sebuah hal yang luar biasa. Adik-adik sudah melihat langsung prestasi yang dicapai kakak-kakak ini. Mereka adalah atlet-atlet yang sama seperti kalian yang berasal dari PB Djarum," jelas Tontowi.

Sementara, Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyatakan apresiasi kepada ratusan peserta. Fung juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua serta para pelatih, yang telah mempersiapkan dan melatih calon-calon penerima Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 tersebut.

“Selamat datang kepada para peserta yang sudah jauh-jauh datang ke Kudus. Siapkan diri kalian, tidak hanya dari segi fisik. Karena ini adalah tahap akhir dari rangkaian audisi umum tahun ini,” tutur Fung.

Peraih gelar juara Canada Open 1990, German Open 1990 dan Swiss Open 1993 itu juga meminta para kontestan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Selain Fung, para pelatih PB Djarum yang terlibat dalam pemantauan terhadap atlet-atlet bulu tangkis ini, yakni Ari Yuli Wahyu Hartanto, Hastomo Arbi, Lukman Hakim, Agung Susilo, Imam Tohari, Ellen Angelina, Engga Setiawan, Ferry, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Rusmando Djoko Semaun, Juniar Setyo Trenggono, dan Bandar Sigit Pamungkas.

Pada hari pertama final audisi umum itu, para peserta menjalani dua kali pertandingan dengan sistem full games. Sedangkan babak kedua yang digelar Sabtu (8/9/2018), peserta akan kembali bertanding sebanyak dua kali sesuai kategori umur, juga dengan sistem full games.

Usai pertandingan di masing-masing hari tersebut, akan diumumkan para peserta yang lolos ke babak berikutnya. Keputusan tim pencari bakat mutlak, tidak dapat diganggu gugat.

“Keputusan lolos atau tidak lolos, tidak berdasarkan atas hasil menang atau kalah dalam permainan, karena yang menjadi tolak ukur adalah teknik, strategi, dan daya juang, dari para peserta,” jelas Fung.

Sementara itu, pada babak ketiga yang digelar Minggu nanti para peserta akan dipertandingkan sebanyak satu kali sesuai kategori umur, juga dengan sistem full games. Para pelatih PB Djarum akan mengumumkan para atlet yang lolos ke Babak Karantina yang mulai digelar Senin-Jumat (10-15/9/2018).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya