Djarum Bakal Pilih 20 Pebulu Tangkis Muda Peraih Beasiswa

Peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Djarum 2018 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jateng, Rabu (6/9 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
09 September 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Djarum Foundation bakal memberikan beasiswa bulu tangkis bagi sekitar 20 pebulu tangkis muda berbakat pada tahun ini. Ke-20 pebulu tangkis muda berbakat itu dipilih melalui Audisi Final Djarum Beasiswa Bulu Tangkis yang digelar sejak Jumat-Minggu (7-9/9/2018).

Hal itu disampaikan Manajer PB Djarum, Fung Permadi, saat sesi jumpa pers di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (8/9/2018). Kuota 20 atlet itu ditetapkan Djarum menyesuaikan dengan kapasitas akademi yang kian menumpuk.

Kuota 20 atlet itu terbilang minim mengingat jumlah peserta audisi final saat ini masih tersisa 219 orang. Para peserta yang lolos babak audisi itu nantinya masih akan menjalani karantina sebelum dipastikan memperoleh beasiswa bulu tangkis. Babak karantina akan digelar mulai Senin-Jumat (10-15/9/2018).

“Makanya tahun ini kami memilih lebih selektif. Harus yang benar-benar sesuai dengan konsep pembinaan PB Djarum. Bukan dilihat dari hasil pertandingan, tapi juga kualitas teknik dasar, skill, dan semangatnya,” ujar Fung saat sesi jumpa pers di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu siang.

Fung mengatakan tahun ini skill yang diperlihatkan para kontestan sangat memikat. Ia dan para pencari bakat pun sempat kebingungan menentukan peserta yang harus lolos ke babak karantina.

“Ada kemajuan kemampuan teknik dasar yang diperlihatkan peserta tahun ini dibanding tahun lalu. Makanya, kami enggak buru-buru mencoret. Mereka yang seharusnya tereliminasi kemarin [Jumat] masih kami beri kesempatan memperlihatkan kemampuan,” tutur jawara Swiss Open 1993 itu.

Fung menambahkan tak hanya skill, untuk memikat para pelatih Djarum para kontestan juga harus menunjukkan visi bermain dan mental petarung. Dengan modal itu, PB Djarum pun tidak akan kesulitan mencetak para atlet menjadi juara dunia layaknya Kevin Sanjaya Sukamuljo, Tontowi Ahmad, maupun Haryanto Arbi.

“Kita memang punya PR [pekerjaan rumah] yang besar untuk mencetak atlet berprestasi. Apalagi prestasi bulu tangkis Indonesia semakin baik. Ada tuntutan dari masyarakat juga. Makanya selain audisi ini, kita juga gelar couching clinic demi memajukan bulu tangkis nasional,” tutur Program Manager Bhakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Dharmawan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia