Malam 1 Sura, Napi LP Kedungpane Tadarusan

Suasana pengajian malam 1 Sura di Masjid At-Taubah, kompleks LP Kedungpane, Semarang, Senin (10/9 - 2018) malam. (Istimewa/Humas LP Kedungpane)
12 September 2018 04:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Malam 1 Sura biasanya digelar dengan berbagai macam acara tirakat ke tempat-tempat yang dianggap sakral. Namun, beda halnya dengan warga binaan atau narapidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I A Semarang atau yang populer dengan sebutan Kedungpane.

Napi di LP Kedungpane justru menggelar acara pengajian sekaligus tadarus bersama saat malam 1 Sura, Senin (10/9/2018) malam. Acara pengajian yang diiringi doa bersama dan membaca Alquran itu digelar di Masjid At-Taubah di kompleks LP Kedungpane.

Kepala LP Kedungpane, Dadi Mulyadi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Akhmad Herriansyah, mengatakan kegiatan doa bersama dan tadarus itu tak hanya diikuti 300 warga binaan LP. Acara itu juga diikuti para pejabat struktural dan pengawai LP.

Akhmad menyebutk kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung program meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

“Kami ingin melakukan revolusi karakter bangsa, memperkuat restorasi sosial Indonesia guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga binaan,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Selasa (11/9/2018).

Dalam kegiatan itu, pihak LP Kedungpane juga menggelar deklarasi bertajuk Hapus Buta Huruf Alquran. Deklarasi ini ditandai dengan penyerahan Alquran kepada salah seorang warga binaan.

“Semoga mereka senantiasa sabar dan tabah dalam menjalani sisa masa hukuman di LP dan bisa istikamah serta beribadah dengan khusyuk,” harap Akhmad.

Acara malam 1 Sura di LP Kedungpane ini diakhiri dengan pembacaan doa awal tahun dan surahYasin sebanyak tiga kali secara bersama-sama. Para napi dan warga binaan kemudian diminta melanjutkan membaca Alquran di kamar blok masing-masing.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia