Pemprov Jateng Optimalkan Aset, Asrama Haji Diapakan?

Jemaah calon haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/8 - 2018). (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
14 September 2018 09:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG —Pemerintah Provinsi Jawa Tengah didorong untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, termasuk asrama haji. DPRD Jateng berharap pembentukan satuan tugas sehingga langkah optimalisasi lebih baik. 

"Kami [DPRD] berharap badan yang mengelola aset daerah mampu memperhatikan semua aset seperti pendataan. Kalau bisa, dibentuk satuan tugas [satgas[ di dalam badan agar lebih optimal pengelolaannya," kata Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah (Jateng) Masruhan Samsurie, Kamis (13/9/2018).

Menyinggung soal perkembangan kinerja Asrama Haji Donohudan, dia mengusulkan upaya peningkatan itu dilakukan dengan melakukan pemasaran yang lebih gencar. "Seperti di Provinsi Jawa Timur, promosinya lebih gencar agar pendapatannya tinggi. Kalau soal haji, itu justru sebagai pendukungnya saja dan bukan yang utama. Selain itu, penamaan asrama sepertinya perlu diganti agar lebih menjual," lanjut Masruhan.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Jateng Romli Mubarok menilai Asrama Haji Donohudan layak untuk dioptimalkan karena asrama tersebut selama ini sudah menjadi citra Jateng. "Untuk itu, persoalan pengelolaan asrama itu perlu diperjelas lagi karena di sini juga ada campur tangan Kementerian Agama," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pengelola Aset Daerah Wilayah Surakarta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng Yulianti mengaku selama ini pihaknya selalu mengacu peraturan gubernur dalam pengelolaan aset. Untuk meningkatkan pendapatan, asrama juga menyediakan fasilitas penginapan dan pertemuan.

Untuk aset-aset lainnya milik Pemprov di wilayah Surakarta, dia menerangkan ada beberapa yang dioptimalkan dengan cara sewa. Skema sewa atau kerja sama dengan pihak lain diakui bisa membuat aset tersebut lebih terpelihara dengan baik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Bisnis