Begini Suara Pelatih PSMS Medan Setelah Ditundukkan PSIS Semarang

Pelatih PSMS Medan Peter Butler. (PSMS.co.id)
14 September 2018 11:50 WIB M. Syahran W. Lubis Semarang Share :

Semarangpos.com, MEDAN — Pelatih PSMS Medan Peter Butler meminta semua pihak untuk tidak mengadili pemainnya atas kekalahan yang diderita klub tersebut saat berlaga melawan PSIS Semarang di Stadion Teladan Medan, Sumatra Utara, pada laga pekan ke-21 Liga 1 Indonesia Musim 2018, Rabu (12/9/2018).

"Tolong jangan adili pemain. Mereka sudah berusaha maksimal, tapi memang keberuntungan belum berpihak kepada kami," katanya selepas laga tersebut. Pada laga itu, tiga kali tembakan pemain PSMS hanya menghantam mistar gawang PSIS.

Pada laga tersebut, PSMS harus mengakui kekalahan dari PSIS 2-3. Gol-gol PSIS diciptakan Bayu Nugroho pada menit ke-7, Bruno Silva pada menit ke-74, dan Hari Nur Yulianto di masa injury time menjelang berakhirnya babak kedua. Sementara itu, gol PSMS diciptakan Matsunaga pada menit ke-81 dan ke-86.

Lebih lanjut, pelatih asal Inggris tersebut mengatakan ia mengakui situasi sulit dialami anak-anak asuhannya yang dituntut harus menang dalam upaya lepas dari jurang degradasi. Ke depan, dia meminta semua pihak turut memberikan motivasi kepada pemain sehingga mereka mampu menjalani laga-laga selanjutnya tanpa harus merasa terbebani sehingga mampu bermain lepas demi meraih poin demi poin.

“Mereka sudah bermain maksimal. Namun, memang pertahanan kami masih belum cukup bagus. Secara tim kita sudah sangat baik, tetapi sekali lagi lawan kali ini lebih beruntung," kata mantan pelatih Persipura itu.

Sementara itu, pencetak dua gol PSMS Shohei Matsunaga mengemukakan dia dan semua pemain tentu sangat menginginkan kemenangan dalam laga tersebut, apalagi kali ini dimainkan di kandang sendiri. "Namun, perjuangan kami memang belum membuahkan hasil bagus. Kekalahan ini akan semakin membuat kami sulit di liga. Tolong bantu kami dengan memberikan semangat," kata pemain asal Jepang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara