Helikopter Dikerahkan ke Sindoro-Sumbing, Pemadaman Manual Tetap Dilakukan

Helikopter jenis MBB BO 105 milik BNPB mendarat di Lapangan Kledung Temanggung, Jateng, Kamis (13/9 - 2018). (Antara/Heru Suyitno)
14 September 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Pemadaman api secara manual tetap dilakukan di kawasan kebakaran hutan di Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah meskipun helikopter telah dikerahkan untuk mengebom kawasan itu dengan air.

Pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi di Temanggung, Jateng, Jumat (14/9/2018), memaparkan rencana pemadaman api dengan pengeboman air dari helikopter. Meski demikian, tegasnya, pemadaman secara manual tetap dilakukan.

"Hari ini diterjunkan sekitar 160 personel untuk melakukan pemadaman secara manual di Gunung Sindoro maupun Sumbing," katanya.

Ia menyebutkan kebakaran di Gunung Sumbing saat ini terjadi di Petak 27-2 dan Petak 20-1, kemudian di Gunung Sindoro terjadi di Petak 10-5. Petak 27-2 masuk wilayah Resor Pemangku Hutan (RPH) Kemloko Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, sedangkan Petak 20-1 masuk RPH Kecepit BKPH Temanggung.

Ia mengatakan luas lahan yang terbakar di Gunung Sumbing sekitar 393 ha dan di Gunung Sindoro sekitar 385 ha. Untuk mendukung pemadaman menggunakan helikopter, Jumat pagi dilakukan survei tempat pengambilan air di dua lokasi, yakni di Embung Kledung Temanggung dan di Telaga Menjer Kabupaten Wonosobo.

"Pagi ini kami baru melakukan survei tempat pengambilan air, apakah airnya mencukupi. Paling cepat nanti sehabis jumatan baru bisa dilakukan pemadaman menggunakan helikopter," katanya.

Seperti diketahui helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar hutan di Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Heli itu telah mendarat di Lapangan Kledung, Temanggung, Kamis (13/9/2018) sore.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara