OJK Janjikan Asistensi Penerbitan Obligasi bagi Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (Bisnis)
15 September 2018 22:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan asistensi atau pendampingan khusus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menerbitkan obligasi daerah. Jateng dianggap sebagai merupakan daerah yang sedang berkembang cukup pesat dan layak mendapatkan itu.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pendampingan mengenai penerbitan akan dilakukan. Hal ini, dimaksudkan untuk mengembangkan industri berorientasi ekspor di Jateng.

"Kami akan lakukan pendampingan mengenai penerbitan obligasi daerah. Saya lihat Jateng perkembangannya cukup pesat terutama pembangunan infrastruktur untuk merangsang pertumbuhan ekonomi daerah," kata Wimboh di Kota Semarang, Jateng, Jumat (14/9/2018).

Menurut Wimboh, obligasi daerah merupakan bagian kecil dari rancangan pembangunan. Penerbitan obligasi daerah, menurutnya, harus disusun secara matang karena menjadi salah satu metode pembiayaan guna menunjang pembangunan yang ada.

Dia menambahkan, selain obligasi sumber dana untuk pembangunan bisa di dapatkan melalui sektor lain seperti perbankan. Wimboh mengimbau, jangan sampai pembangunan didasarkan kepada pajak yang ada.

"Saat ini jangan terfokus pada obligasi daerah untuk pembiayaan pembangunan. Karena rancangan pembangunan yang matang jauh lebih penting sebab obligasi hanya merupakan salah satu metode pembiayaan," ujarnya.

Dikatakan Wimboh, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembangunan infrastruktur. Pasalnya, gubernur yang ada sekarang merupakan petahana sehingga tinggal meneruskan pembangunan yang sudah direncanakan.

Dia menambahkan, dengan kembali terpilihnya Ganjar maka pembangunan yang ada tinggal diteruskan. "Semoga di periode kedua pembangunan Jawa Tengah lebih terintegrasi dan tentunya semakin maju," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis