Api Hanguskan Hutan Jati Kubangkangkung

Tentara berupaya memadamkan kebakaran di hutan jati Kubangkangkung, Desa Sidaurip, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jateng, Jumat (14/9 - 2018). (Antara/BPBD Cilacap)
16 September 2018 06:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Kawasan hutan jati Kubangkangkung milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Banyumas Barat di Desa Sidaurip, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/9/2018) malam, dilaporkan terbakar. Api berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB.

Salah seorang sukarelawan Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (Muhammadiyah Disaster Management Center/MDMC) Cilacap, Puguh Supono, mengatakan informasi terkait dengan kebakaran itu berasal dari salah seorang rekannya, Teguh Jatmiko. "Kebetulan Mas Teguh dalam perjalanan dari Kawunganten, Cilacap, menuju Kemranjen, Banyumas. Saat melintas di kawasan hutan jati Kubangkangkung, Mas Teguh melihat adanya kobaran api, jaraknya sekitar 50 m dari jalan raya ke arah selatan" katanya melalui saluran telepon.

Setelah menerima informasi tersebut, dia segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap untuk memastikan kabar yang diterimanya. Saat dihubungi secara terpisah, Wakil Administrator Perhutani KPH Banyumas Barat Lukyarto mengakui jika terjadi kebakaran di Petak 87 hutan jati Kubangkangkung.

"Di tengah-tengahnya (tengah hutan, red.) ada sawahnya, dan apinya dari situ kemudian menjalar. Kami belum bisa mengetahui luasan lahan yang terbakar karena masih berupaya memadamkan api," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Martono mengatakan pihaknya telah menugaskan Unit Pelaksana Teknis BPBD Wilayah Cilacap untuk mengecek lokasi dengan membawa mobil tangki air. "Kendaraan pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap juga merapat ke lokasi," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data di lapangan, kebakaran tersebut terjadi sejak pukul 19.30 WIB dan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 ha karena banyaknya semak belukar yang mengering. Kebakaran yang melanda hutan jati Kubangkangkung itu berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB.

"Api berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB berkat bantuan berbagai pihak dan masyarakat. Bahkan saat sekarang di lokasi malah hujan gerimis, semoga bisa mempercepat proses pemadaman," kata Wakil Administrator Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Banyumas Barat Lukyarto melalui saluran telepon yang diterima Kantor Berita Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Jumat malam.

Kendati mengalami kebakaran, dia mengatakan tanaman jati di Petak 87 itu dipastikan masih bisa bertahan hidup karena hanya bagian bawah pohon yang terbakar. Menurut dia, luasan lahan yang terbakar mencapai 3,5 ha dan merupakan tanaman tahun 2004. "Apinya dari sawah yang ada di tengah hutan dan selanjutnya merambat," katanya.

Lukyarto mengakui selama musim kemarau 2018, hutan jati Kubangkangkung telah dua kali kebakaran. "Kebakaran pertama terjadi pada bulan Agustus dan kejadiannya tidak sebesar yang sekarang karena saat itu luasan yang terbakar tidak sampai 1 hektare," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Martono mengatakan upaya pemadaman kebakaran di hutan jati Kubangkangkung dilakukan secara manual menggunakan dahan pohon dengan melibatkan personel BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar.

"Kami juga menyiagakan mobil pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap serta mobil tangki milik BPBD untuk menyuplai air," katanya. Kebakaran yang melanda hutan jati Kubangkangkung, Desa Sidaurip, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, diperkirakan terjadi sejak pukul 19.30 WIB dan api makin membesar pada pukul 21.00 WIB.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara