Elpiji 3 Kg Sulit Didapat Warga Temanggung

ilustrasi elpiji melon 3 kg. (Solopos/Dok)
21 September 2018 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi kemasan tabung kapasitas 3 kg.

Warga Kelurahan Madureso Rian di Temanggung, Jateng, Jumat (21/9/2018), mengatakan dalam dua pekan terakhir kesulitan untuk mendapatkan elpiji 3 kg, karena beberapa pengecer di daerahnya tidak lagi memiliki stok. Ia menuturkan untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut pihaknya harus keliling mencari pengecer di daerah lain yang masih memiliki stok elpiji, karena untuk memperoleh elpiji di pengecer langganannya harus antre beberapa hari.

Selain susah untuk mendapatkannya, katanya, harga elpiji yang kerap dijuluki elpiji melon itu di tingkat eceran juga naik sekitar Rp3.000/tabung. Menurut dia harga gas bersubsidi di tingkat pengecer saat ini berkisar antara Rp22.000 hingga Rp23.000/tabung. Padahal sebelumnya hanya berkisar Rp19.000/tabung-Rp20.000/tabung.

Ia menuturkan biasanya pasokan gas selalu ada di tingkat pengecer dan pihaknya mudah untuk mendapatkannya setiap saat. "Kami berkeliling ke beberapa wilayah lain juga sudah habis. Di warung-warung pengecer sudah ditulisi gas habis," katanya.

Warga Sendang, Kecamatan Kandangan, Solihah mengatakan untuk mendapatkan elpiji 3 kg saat ini harus antre dan beberapa hari kemudian baru dapat saat ada pasokan. "Kalau tidak antre duluan dengan menitipkan tabung di warung kita tidak akan mendapatkan gas, karena begitu pasokan datang langsung habis diambil yang sudah antre," katanya.

Anggota tim monitoring distribusi gas bersubsidi Kabupaten Temanggung, Arief Mujiono, mengatakan pasokan gas ke daerah tidak ada pengurangan. Ia menyebutkan alokasi elpiji 3 kg pada bulan ini masih 588.660 tabung. "Tidak ada pengurangan, memang kebutuhan gas belakangan cenderung tinggi saat panen tembakau," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara