Mobil Terbakar dan Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Sibukkan Tanjakan Kaliwiru Semarang

Mobil KIA Carnival yang terbakar di tanjakan Kaliwiru, Kota Semarang, Jumat (21/9 - 2018) petang. (Semarangpos/Imam Yuda S.)
21 September 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Arus lalu lintas di Jl. Teuku Umar, Kota Semarang, mendadak padat merayap, Jumat (21/7/2019) sore. Hal tersebut terjadi menyusul adanya dua kecelakaan lalu lintas di kawasan yang kerap disebut tanjakan Kaliwiru itu.

Kecelakaan pertama menimpa pejalan kaki yang tengah menyeberang di jalan tersebut. Ia tertabrak mobil Toyota Fortuner yang tengah melaju dengan kencang.

Sementara insiden kedua menimpa sebuah mobil jenis minibus merek KIA Carnival. Mobil berpelat nomor H 8567 TG itu mengalami kebakaran.

Pantauan Semarangpos.com di lokasi kejadian, mobil tersebut terbakar cukup parah. Bagian mesin dan interior—seperti kursi dan dasbor—terbakar api hingga 90%. Sementara itu, bagian luar atau body mobil tampak utuh, meski pun mengalami sedikit lecet.

Salah seorang saksi mata, Fernandito, 21, warga Jangli, mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran bermula saat mobil tersebut mogok di tanjakan Kaliwiru.

"Saat mogok, pengemudinya memanggil montir. Montirnya lalu mengisi bahan bakar bensin. Sesaat setelah diisi, lalu timbul percikan api yang lambat laun semakin membesar dan membakar mobil," ujar Fernandito saat dijumpai Semarangpos.com di lokasi kejadian.

Fernandito mengatakan warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mencoba memadamkan api. Sementara itu, sang montir justru menghilang tanpa jejak meninggalkan lokasi.

Meski demikian, api baru bisa dipadamkan setelah datang dua unit mobil pemadam kebakaran. 

Terpisah, Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Rohana, yang berada di lokasi kejadian mengaku saat ini masih melakukan pendataan terkait korban kecelakaan maupun kebakaran mobil. Ia juga masih meminta keterangan saksi, terutama montir yang menghilang dari lokasi kejadian.

"Saya belum bisa banyak berkomentar. Kalau dari keterangan saksi, mobil mogok karena tidak kuat melewati tanjakan. Tapi ini kami juga masih cari pemiliknya," tutur Rohana.

Sementara itu, terkait korban yang meninggal dunia akibat tertabrak Toyota Fortuner di lokasi yang sama, Rohana mengaku saat ini sudah dibawa ke RSUP dr. Kariadi.  "Untuk pengendara mobil masih kita mintai keterangan di Mapolsek Gajahmungkur," imbuh Rohana.

Akibat kejadian itu, lalu lintas di tanjakan Kaliwiru sempat mengalami kepadatan. Rohana menyebutkan kepadatan lalu lintas disebabkan banyak pengendara yang melintas ingin menyaksikan insiden mobil yang terbakar dan mengabadikan dengan kamera telepon pintar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya