BPBD Temanggung Pastikan Kebakaran Sindoro-Sumbing Padam 100%

Kawasan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jateng yang bekas terbakar. (Antara/warga Temanggung)
22 September 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG —  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Temanggung menyatakan kebakaran hutan di kawasan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang terjadi hampir dua pekan telah padam 100%.

"Setelah kebakaran di Gunung Sindoro sudah padam beberapa hari lalu, kini api di Gunung Sumbing hari ini juga bisa dipadamkan," kata pelaksana tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi di Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (21/9/2018).

Menurut dia padamnya kebakaran tersebut tidak lepas dari peran berbagai pihak yang telah melakukan upaya pemadaman, baik secara manual oleh ratusan personel gabungan, maupun metode pemadaman dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional PenanggulanganBencana (BNPB).

Ia menuturkan akibat bencana tersebut lahan yang terbakar secara keseluruhan di dua gunung itu mencapai 892,5 ha dengan perincian untuk Gunung Sumbing mencapai 506,9 hektare, sedangkan Gunung Sindoro 385,6 hektare.

Terkait masalah kerugian material, ia memaparkan berdasar penghitungan sampai saat ini mencapai Rp133.860.000 dengan rincian Rp76.035.000 untuk Gunung Sumbing dan Rp57.825.000 untuk Gunung Sindoro. "Kerugian tersebut karena api melahap kawasan hutan lindung yang tidak hanya berisi rumput ilalang saja, namun juga vegetasi pepohonan kayu keras yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” tukasnya.

Ia mengatakan meskipun telah dinyatakan padam secara keseluruhan, pihaknya masih terus memberlakukan pemantauan berkala dengan menempatkan petugas di masing-masing posko. Ia mengatakan hal ini dilakukan demi mengantisipasi kemungkinan masih munculnya titik api baru mengingat saat ini masih banyak ditemukan padang ilalang yang sangat kering di sekitar lokasi bekas kebakaran serta embusan angin masih sangat kencang.

"Kami akan terus memantau sampai status padam total ini berjalan beberapa hari. Jangan sampai kita lengah apabila sewaktu-waktu muncul kembali nyala api mengingat situasi saat ini masih rentan terjadi kebakaran," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara