Pelebaran Jembatan Karangawen Demak Diminta Tak Ganggu Arus Lalu Lintas Kendaraan

Peninjauan Komisi D DPRD Jateng di Karangawen Kabupaten Demak, Jateng. (Bisnis)
23 September 2018 08:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, DEMAK — Komisi D DPRD Jawa Tengah menginginkan pelebaran jembatan pada sisi kanan-kiri di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jateng tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan . Pasalnya, kawasan tersebut merupakan jalur utama penghubung Semarang-Purwodadi, termasuk sampai ke Solo, bahkan Jawa Timur.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso saat bersama rombongan meninjau proyek pelebaran jembatan tersebut, Jumat (21/9/2018). Rombongan diterima pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jateng Asteria Dwi Jarwati dan Andri dari CV Briliant selaku penyedia jasa.

Menurutnya, dengan pelebaran jembatan dan jalan menjadi seimbang. Terkadang di saat ada kepadatan arus lalu lintas, saat melintas di atas jembatan tersebut kerap menyebabkan kemacetan. Mengingat lebar jembatan terlalu sempit untuk jalur nasional tersebut. Di sisi lain, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PU Bina Marga Jateng Asteria Dwi Jarwati menjelaskan, jembatan Karawangen pada dua sisi (kanan-kiri) dilebarkan dua meter dengan panjang jembatan 13,9 meter.

Pembangunannya untuk pelebaran sisi kanan-kiri jembatan di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jateng itu  menggunakan APBD 2018 senilai Rp1.6 miliar. waktu pelaksanaan 120 hari terhitung mulai 21 November 2018 sampai 21 Mei 2019. Secara teknis, terang Asteria Dwi Jarwati, pihaknya sudah melakukan pekerjaan pengecoran penopang jembatan pada sisi timur dan barat.

Sekarang ini pihaknya sedang menunggu gredier atau beton jembatan. Diperkirakan satu bulan beton jembatan jadi, sehingga pihaknya tinggal langsung pasang. Dia menambahkan, saat pemasangan gradier tersebut diharapkan pada malam hari. Dengan demikian tidak menganggu kelancaran arus lalu lintas.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis