Semarang Tambah Bus Tingkat Gratis, Pasangan Si Kenang

Bus tingkat Si Denok saat diparkir di depan Kantor Balai Kota Semarang, Rabu (26/9 - 2018). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)
26 September 2018 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menambah layanan transportasi gratis bus tingkat bagi wisatawan. Jika bus tingkat gratis sebelumnya bernama Si Kenang, kini bus baru itu bernama Si Denok.

Sarana transportasi bidang pariwisata itu merupakan sumbangan program corporate social rensponsibility (CSR) dari CIMB Niaga. Bus tingkat warna merah itu diserahkan Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pada upacara Hari Perhubungan Nasional di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (26/9/2018).

Hendrar mengatakan hadirnya Si Denok menjadi berkah bagi Kota Semarang. Hal itu mengingat besarnya kebutuhan bus wisata gratis yang diperuntukkan bagi pelancong, yang saat ini baru bisa dicukupi dengan satu bus Si Kenang.

"Desakan masyarakat terhadap bus wisata tingkat sangat luar biasa. Mereka ingin ada tambahan bus tingkat. Tapi, kita tahu di anggaran perubahan kemarin APBD kita defisit," ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu.

Ia meyakini sumbangan bus dari sektor swasta itu menjadi bukti bahwa perkembangan pariwisata di kota Semarang mendapat dukungan dari semua pihak. Apalagi bus wisata kedua itu diberikan secara gratis.

"Maka saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Akhirnya Si Kenang bisa ditemani pasangannya, Si Denok," ujar Hendi.

Bus wisata tingkat Si Denok itu merupakan bus buatan Jerman yang dirangkai perusahaan karoseri, PT Gemilang Nusantara. Harga bus tersebut diperkirakan mencapai Rp4,3 miliar, dengan kapasitas 53 tempat duduk dan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti TV LED, CCTV, Wifi, alat pemadam api dan sarana bagi penyandang disabilitas.

Sejak 2017 lalu bus wisata gratis Si Kenang telah banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Rute destinasi yang ditempuh Si Kenang mulai dari Museum Mandala Bhakti, Kawasan Kota Lama, hingga Kampung Pelangi.

Bus start dari Museum Mandala Bhakti dan berhenti di Taman Srigunting sejenak. Setelah itu, bus akan kembali melakukan perjalanan melintasi sejumlah destinasi wisata seperti Semarang Art Galeri, Pasar Antik, Gereja Blenduk, Museum Lawang Sewu, hingga Kampung Pelangi.

Sementara itu, Tigor berharap keberadaan bus tingkat akan menambah animo masyarakat dan wisatawan mengunjungi objek pariwisata Kota Semarang. Pada 2016 lalu, CIMB Niaga juga memberikan tiga unit bus kepada Pemprov Jateng.

"Ini bukti kita mendukung sarana transportasi publik bagi wisatawan, baik di Jakarta maupun kota lain," terang Tigor. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya