PT KAI Daops IV Periksa Rel Tegal-Pekalongan demi Minimalisasikan Kecelakaan

Executive Vice President PT KAI Daops IV Yosita (kedua dari kiri) bersama jajaran saat mengecek rel kereta api Tegal/Pekalongan. (Bisnis/Istimewa)
28 September 2018 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT KAI Daops IV melakukan pemeriksaan terhadap jalur kereta api Tegal sampai Pekalongan. Pemeriksaan jalur besi itu bertujuan untuk meminimalisasi angka kecelakaan kereta api di wilayah tersebut.

Executive Vice President PT KAI Daops IV Yosita menuturkan inspeksi lintasan rel dilakukan dengan menggunakan dresin (kendaraan mobile di atas rel khusus inpeksi). Adapun objek pemeriksaan di antaranya kondisi jalur rel, jembatan, wesel rel (alat pemindah jalur KA), kebersihan stasiun, sistem persinyalan, sistem telekomunikasi, kondisi bangunan dinas, fasilitas layanan kepada penumpang dan kesiapan para personel di lapangan.

Lintasan jalur rel dari Stasiun Tegal hingga Stasiun Pekalongan berjarak 60,2 km dan melalui delapan stasiun kereta api. Lintasan ini termasuk ke dalam jalur  padat di lintasan utara bagian tengah. Setiap hari lintasan tersebut dilalui 103 perjalanan kereta api, terdiri dari 76 perjalanan KA penumpang dan 37 KA barang.

"Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk meminimalisir angka kecelakaan kereta. Kami menyusuri 60,2 kilometer melewati delapan stasiun mulai dari Tegal sampai Pekalongan," kata Yosita dalam keterangan resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (27/9/2018).

Untuk mengatur perjalanan kereta api dari Tegal hingga Pekalogan, lintasan dilengkapi sistem persinyalan elektrik jenis VPI (vital processor interlocking) buatan Alstom. Dalam perkembangan selanjutnya, sistem persinyalan mengalami modifikasi. "Pengecekan dilakukan pada setiap subsistem dari sistem keselamatan perjalanan kereta api agar bisa bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, disiplin dari para personel harus terus dijaga dan ditingkatkan," ujar Yosita di sela-sela pelaksanaan kegiatan inspeksi.

Diharapkan peningkatan keselamatan perjalanan kereta api juga meningkatkan kepercayaan pengguna jasa layanan kereta api di bagian wilayah Pantura tengah ini. Sebagai informasi, tren penumpang di wilayah Daop 4 Semarang  tumbuh secara positif. Jumlah penumpang pada 2016 mencapai 5.064.000 penumpang. Pada 2017, jumlahnya meningkat 15 % menjadi 5.808.033 penumpang. Tahun ini,  jumlahnya ditargetkan mencapai 6.031.457 penumpang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis