Panser Biru Gelar Doa Bersama untuk Haringga Sirila di Tugu Muda

Ilustrasi doa bersama. (Solopos.com)
29 September 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Insiden tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila, memberikan duka yang mendalam bagi persepakbolaan Tanah Air. Ungkapan belasungkawa pun terus mengalir untuk anggota Jakmania yang tewas karena dikeroyok saat hendak menyaksikan laga Liga 1 antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018).

Salah satu ungkapan belasungkawa itu hadir dari suporter PSIS Semarang, Panser Biru. Suporter klub berjuluk Mahesa Jenar itu bahkan berencana menggelar doa bersama atas insiden yang menimpa Haringga Sirila di kawasan Tugu Muda, Sabtu (29/7/2018) malam.

“Kami akan adakan doa bersama di Tugu Muda, untuk mengenang dan mendoakan almarhum Harilingga. Semoga kejadian yang menimpa Harlingga menjadi yang terakhir di persepakbolaan Tanah Air,” ujar Ketua Panser Biru, Wareng, kepada Semarangpos.com, Jumat (28/9/2018).

Wareng merasa prihatin dengan insiden yang menewaskan Harlingga. Ia menilai seharusnya kisruh suporter yang merenggut korban jiwa tak perlu lagi terjadi dalam persepakbolaan Indonesia.

Wareng juga meminta seluruh anggota Panser Biru maupun pecinta sepak bola Tanah Air yang ada di Semarang untuk hadir dalam acara doa bersama di Tugu Muda itu.

Sementara itu, disinggung rencana suporter Persis Solo yang melintas di Semarang dalam lawatan ke markas Persib Batang, Sabtu nanti, Wareng mengaku telah menginstruksikan seluruh anggotanya untuk tidak berjaga-jaga di jalanan.

“Saya sudah mengimbau semua anggota Panser Biru untuk tetap menjaga ketentraman dengan tidak mengerahkan massa maupun berkumpul di jalur yang dilewati suporter Solo. Makanya, besok lebih baik kita menggelar doa bersama di Tugu Muda,” ujar Wareng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya