Tangkapan Rajungan di Rembang Tak Buahkan Laba

Nelayan Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jateng menunjukkan rajungan hasil tangkapan di laut, Sabtu (29/9 - 2018). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
01 Oktober 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, REMBANG — Sejumlah nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengeluhkan minimnya hasil tangkapan rajungan karena hasilnya belum sebanding dengan biaya operasionalnya.

Menurut Samsuri, nelayan Sluke, Kabupaten Rembang, Jateng, rajungan hasil tangkapan rajungannya Sabtu (29/9/2018) itu hanya 1 kg. Dengan hasil tangkapan sebanyak itu, kata dia, hasilnya hanya berkisar Rp100.000, sedangkan biaya operasional melautnya bisa mencapai Rp150.000-an.

Biaya operasional tersebut, katanya, termasuk biaya bahan bakar minyak (BBM) solar serta umpan rajungan atau bangi. "Karena sekali melaut melibatkan enam orang, tentunya hasil tangkapan hari ini tidak bisa dibagi karena untuk menutup biaya operasional saja tidak cukup," ujarnya.

Ia mengakui hasil kurang memuaskan memang diperoleh sejak beberapa bulan terakhir, meskipun cuaca di laut cenderung cerah. Kaprawi, nelayan asal Desa Manggar, Kecamatan Sluke mengakui hal yang sama bahwa selama beberapa bulan terakhir hasil tangkapan rajungannya memang cenderung minim.

Hasil tangkapannya Sabtu sedikit lebih banyak dibandingkan teman nelayan lainnya karena mendapatkan 2 kg rajungan. Dengan harga jual antara Rp95.000/kg hingga Rp100.000/kg, maka hasil melaut selama sehari mendapatkan hasil Rp200.000-an.

"Setelah dikurangi biaya solar sebesar Rp100.000 dan umpan sebesar Rp50.000, maka masih sisa Rp50.000," ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, uang sisa sebesar Rp50.000 tidak bisa dibagi dengan enam nelayan lainnya. Ia memprediksi hasil tangkapan rajungan akan melimpah ketika memasuki akhir bulan Desember hingga Februari yang biasanya bertepatan dengan musim baratan.

"Ketika ombak, biasanya rajungan naik ke permukaan untuk mencari makanan," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara